Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pesan Ultah Ke-81 Paus Fransiskus: Jangan Ungkit Kasus Lama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2017 18:58 6:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2017 06:58
Bagikan
Pelecehan seksual Vatikan Gereja
Paus Fransiskus.
Bagikan

Hidayatullah.com—Paus Fransiskus mengecam penyebaran berita bohong yang marak tahun-tahun belakangan dengan menyatakannya sebagai “dosa yang sangat serius” dan meminta wartawan tidak mengungkit-ungkit kasus lama.

Berbicara dalam perayaan ulang tahunnya ke-81 hari Ahad (17/12/2017) di Vatikan, pemimpin tertinggi Katolik Roma itu mendesak para jurnalis agar tidak melakukan disinformasi atau deformasi, dan menyebut bahwa perkerjaan mereka “fundamental” bagi kehidupan masyarakat demokratis.

Dia menyeru agar para reporter menghindari laporan satu sisi dan tidak mengungkit-ungkit skandal-skandal yang sudah lewat.

Hal tersebut dikatakan Paus Fransiskus di tengah-tengah maraknya kembali berita soal pelanggaran-pelanggaran seksual di kalangan Gereja Katolik. Beberapa hari lalu, hasil penyelidikan pihak berwenang di Australia menyebutkan bahwa terjadi tindakan pembungkaman atau kesengajaan penyembunyian kasus-kasus pelanggaran seksual terutamanya di lembaga-lembaga Katolik.

Pernyataan Fransiskus itu sejalan dengan pesan tahunannya, sebagaimana yang pernah dijanjikan, bahwa tahun ini Vatikan akan memusatkan perhatian pada apa yang disebutnya ‘seruan iblis’ berupa kabar bohong.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kalian tidak boleh terjerumus ke dalam ‘dosa komunikasi:’ disinformasi, atau hanya melaporkan satu sisi, kabar bohong sensasional yang merusak citra orang, atau defamasi, mengorek-ngorek masalah yang sudah berlalu, sudah ditangani, dan mengungkit-ungkitnya lagi sekarang,” kata Paus Fransiskus kepada media Katolik seperti dilansir Euronews.

Tindakan-tindakan semacam itu merupakan “dosa besar yang menyakiti hati jurnalis dan orang lain,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir kasus-kasus seputar pelanggaran seksual di lingkungan gereja Katolik banyak diungkap di media Barat. Para korban, di berbagai belahan dunia, satu persatu mengungkapkan bagaimana kejahatan tersebut disimpan dan ditutup-tutupi, serta tidak dilaporkan ke pihak kepolisian selama bertahun-tahun dari lingkungan gereja Katolik terbawah hingga Vatikan. Sejumlah laporan analisis di media negara-negara Barat menyebutkan, faktor ini yang antara lain menjadi penyebab berkurangnya jumlah orang yang menghadiri peribadatan di gereja di Eropa dan Amerika, sehingga banyak gereja yang terpaksa ditutup. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat yang Ingin Inggris Tetap Gabung Uni Eropa Bertambah Persen
Tulisan selanjutnya Keputusan Donald Trump terhadap Baitul Maqdis karena Tekanan Kelompok Fundamentalis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?