Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Badai Tropis Tembin Merenggut Nyawa >180 Warga Mindanao

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Desember 2017 09:02 9:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Desember 2017 09:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Badai Tembin telah merenggut nyawa lebih dari 180 orang di Pulau Mindanao, Filipina bagian selatan, kata kepolisian hari Ahad pagi (24/12/2017), sementara petugas terus melakukan operasi penyelamatan serta pencarian korban.

Sejumlah orang masih dilaporkan hilang, lansir Deutsche Welle.

Badai tropis yang menghantam pulau terbesar kedua Filipina hari Jumat (22/12/2017) itu memicu banjir bandang dan tanah longsor. Sementara Filipina sudah biasa mendapatkan hembusan badai besar rata-rata 20 kali pertahun, angin kencang itu jarang menghampiri Mindanao, yang dihuni lebih dari 20 juta jiwa.

Petugas sudah mengevakuasi 36 mayat dari Sungai Salog di Mindanao, dan para pejabat mengatakan 28 kematian lainnya dilaporkan terjadi di daerah tertinggal Semenanjung Zamboanga.

Bong Edding, wali kota Sibuco di Provinsi Zamboanga del Norte, mengatakan lebih dari 30 orang tersapu banjir bandang di desa nelayan Anungan, tetapi hanya 5 mayat yang sejauh ini berhasil ditemukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Air bah yang turun dari pegunungan datang dengan sangat cepat dan menyapu banyak orang dan rumah,” kata Edding. “Sungguh menyedihkan karena Natal tinggal beberapa hari lagi, tetapi hal seperti ini terjadi di luar kontrol kami.”

Edding menyalahkan penggundulan hutan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di kawasan pegunungan sebagai penyebab bencana itu, seraya menambahkan bahwa dia dan para pejabat lainnya bertekad untuk menghentikan aktivitas penebangan pohon.

Polisi mengatakan 81 orang lain dilaporkan hilang setelah longsor bebatuan dan lumpur mengubur perkampungan di tepi pantai di Sibuco, serta desa-desa nelayan terdekat lainnya.

Pihak dinas penanggulangan bencana mengatakan banyak warga yang tidak mengikuti peringatan evakuasi di daerah-daerah pesisir dan tepi sungai.

“Banyak orang terbawa arus ke laut ketika air bah naik dengan sangat cepat akibat meningginya gelombang laut,” kata Manuel Luis Ochotorena, pejabat dari badan penanggulangan bencana. “Mereka tidak pernah mengindahkan peringatan. Mereka pikir itu hanya badai kecil, tapi ternyata menumpahkan banyak hujan.”

Tembin adalah badai topis besar kedua yang berhembus di Filipina dalam kurun sepekan. Beberapa hari lalu, Badai Tropis Kai-Tak menderu di bagian tengah Filipina, menewaskan sedikitnya 54 orang dan 24 lainnya masih dinyatakan hilang.

Petugas bantuan darurat, tentara, polisi dan sukarelawan bahu-membahu mencari korban selamat, membersihkan puing-puing dan memulihkan listrik serta jalur komunikasi. Namun, kurangnya pasokan listrik dan sulitnya komunikasi menghambat upaya pemulihan, kata Ryan Gabus, seorang pejabat lokal.

Badan pemantau cuaca melaporkan bahwa badai itu menguat di kawasan Laut Sulu dan berhasil mengumpulkan kekuatan sehingga dapat melaju 80 kilometer perjam, kemudian bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 kilometer perjam.

Angin itu bergerak menuju perairan pada hari Sabtu kemarin, dan diharapkan meninggalkan Filipina pada hari Senin besok.

Juru bicara kepresidenan Harry Roque Jr mengatakan paket makanan dan bantuan lainnya sedang didistribusikan ke daerah-daerah terdampak.

Salah satu angin besar yang pernah memporak-porandakan Filipina adalah Badai Hainan, pada tahun 2003. Badai itu salah satu yang paling kuat ketika menyentuh daratan, menewaskan hampir 8.000 orang dan menyebabkan 200.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Dekat di Badan, Jauh di Hati”
Tulisan selanjutnya Ustadz Somad Diperlakukan Bak Teroris, Pengacara GNPF akan Protes Pemerintah China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?