Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penulis Buku tentang Taliban Ditembak Mati dengan 24 Peluru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2013 06:54 6:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 September 2013 06:54
Bagikan
Sushmita Banerjee
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang penulis India, Sushmita Banerjee, 49, yang kisahnya dijadikan film “Escape from Taliban”, hari Rabu (04/09/2013) ditembak mati di Afghanistan.

Banerjee, yang dalam “A Kabuliwala’s Bengali Wife” (Istri Bengali Kabuliwala) mempublikasikan catatan hariannya sebagai perempuan di bawah kekuasaan Taliban, diseret dari rumah dan ditembak mati. Polisi propinsi Paktika mengatakan, tubuhnya dipenuhi sampai 24 peluru.

Jenazahnya ditemukan Kamis (05/09/13) pagi sekitar 3 kilometer dari rumahnya. Begitu keterangan kepala polisi Paktika, Jenderal Dawlat Khan Zadran yang menduga keterlibatan kelompok Taliban.

“Rumahnya digerebek sekitar pukul 11 malam hari Rabu, kemudian dia dibawa pergi dan ditembak mati,” dikutip DWDE dari AFP.

Suami Banerjee, Jaanbaz Khan, mengatakan ketika pagar dibuka, dua orang berturban menerobos masuk. Tuturnya, “Mereka memukuli saya, lalu mengikatkan kain penutup mata, dengan tangan dan kaki yang terikat saya dikunci dalam sebuah kamar. Mereka menyeret pergi istri saya. Esok paginya, saya dibebaskan oleh keluarga yang berkunjung dan menemukan saya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jurubicara, Zabihullah Mujahid, menyangkal keterlibatan Taliban dalam penembakan ini.

Banerjee berasal dari Kalkutta, pindah ke Afghanistan pada 1989 setelah menikah. Suaminya seorang pengusaha Afghanistan. Setelah pindah ke agama Islam, Banerjee menggunakan nama Sayed Kamala dan membuka apotek.

Dalam bukunya diceritakan, ia melarikan diri ke Pakistan, tapi ditemukan oleh kelurga suaminya dan dibawa kembali ke Afghanistan. Namun akhirnya ia berhasil meyakinkan Taliban untuk mengirimnya ke kedutaan India, yang membantunya pulang ke India.

Sebelum penembakan itu, Banerjee yang sudah menetap lagi di Afghanistan, tengah membuat dokumentasi mengena kehidupan para perempuan di Paktika. Begitu ungkap ketua Serikat Jurnalis Afghanistan, Faheem Dashty.

Menurut penerbitnya di India, Sushmita Banerjee berencana menulis buku tentang Afghanistan.

Sebelum ini,  penculikan terjadi pada anggota parlemen Fariba Ahmadi Kakar dan penembakan seorang polisi perempuan di Kandahar Juli tahun ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:penulis IndiaSushmita BanerjeeTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tetap Selenggarakan Miss World, Hary Tanoe Didoakan segera Dapat Hidayah
Tulisan selanjutnya Haniyah Tolak Usaha Adu Domba Gaza-Mesir, Tolak Serangan AS ke Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?