Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Tunggu Penjelasan Rusia Soal Peracunan Sergei Skripal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2018 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2018 06:30
Bagikan
Bekas agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia.
Bagikan

Hidayatullah.com–London memberikan waktu kepada Moskow sampai akhir hari Selasa (13/3/2018) untuk menjelaskan penggunaan gas saraf kualitas militer yang dipakai untuk meracuni mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia di kota Salisbury.

Hari Senin, PM Theresa May mengatakan kepada parlemen Inggris bahwa diduga kuat Rusia di balik upaya pembunuhan atas bekas mata-matanya di selatan England.

Dia juga mengatakan bahwa Inggris akan mengambil tindakan terhadap Rusia.

Dubes Rusia di London sudah dipanggil untuk menjelaskan kepada Menlu Inggris Boris Johnson bagaimana bisa gas saraf itu digunakan, lapor Euronews.

Hubungan Inggris dan Rusia sudah tegang sejak pembunuhan bekas agen KGB Alexander Litvinenko tahun 2006, yang tewas setelah meminum teh hijau bercampur zat radioktif polonium-210 di sebuah restoran di London.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyelidikan yang dilakukan Inggris menyimpulkan pada 2016 bahwa Litvinenko dibunuh dinas rahasia Rusia, kemungkinan atas perintah Presiden Vladimir Putin.

Janda Litvinenko mengatakan Inggris harus membalas dengan menjatuhkan sanksi atas individu-individu yang terlibat peracunan Skripal.

Sergei Skripal merupakan pensiunan intelijen militer Rusia. Skripal, 66, dan putrinya Yulia, 33, ditemukan tak berdaya di sebuah restoran di Salisbury pada 4 Maret. Hasil tes menunjukkan keduanya terpapar racun jenis gas saraf dengan kualitas militer yang diketahui dikembangkan oleh Rusia. Kondisi keduanya kritis, tetapi stabil.

Sedikitnya 21 orang termasuk petugas yang turun di lokasi kejadian ikut dirawat di rumah sakit karena terkontiminasi gas saraf mematikan itu.

Ratusan pengunjung bar dan restoran di TKP juga diimbau untuk mencuci barang-barang milik mereka guna mencegah hal tak diinginkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Berharap Jokowi Tak Terlalu Lama Terbitkan Keppres BPIH
Tulisan selanjutnya Trump Jegal Pembelian Qualcomm oleh Broadcom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?