Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Patung Karl Marx di Trier Peringati 200 Tahun Kelahirannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Mei 2018 21:05 9:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Mei 2018 21:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kota Trier di bagian barat Jerman meresmikan patung Karl Marx dalam rangka memperingati 200 tahun kelahirannya. Lebih dari 300 acara digelar dalam peringatan itu, yang juga mengundang protes.

Dilansir Deutsche Welle, sebuah patung perunggu setinggi 4,4 meter berbentuk sosok Karl Marx dibuka penutupnya yang berwarna merah di hadapan ratusan orang yang berkerumun di sekeliling patung filsuf itu, di pusat kota Trier hari Ahad (6/5/2018).

Peresmian patung itu, yang merupakan salah satu dari 300 acara peringatan hari kelahiran Marx, sesekali diselingi oleh teriakan dari kelompok penentang yang berkumpul tidak jauh dari lokasi. Selama berbulan-bulan, patung hadiah dari China tersebut menimbulkan kontroversi di kota di mana Karl Marx menghabiskan 17 tahun pertama masa hidupnya.

“Hadiah dari China itu merupakan pilar dan jembatan bagi kemitraan kita,” kata Malu Dreyer, kepala pemerintahan negara bagian Rhineland-Pfalz kepada kerumunan orang di lokasi patung di Trier.

Marx, salah satu bapak pemikiran sosialis, mengarang buku “Manifesto Komunis” pada tahun 1884 dan kemudian “Das Kapital”, keduanya memiliki pengaruh signifikan terhadap politik dan konflik di abad XX.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Otoritas negara bagian menggelar pameran bertajuk “Karl Marx (1818-83), Hidup – Karya – Pengaruhnya hingga Sekarang,” di mana lebih dari 400 barang dari hampir dua belas negara bagian akan dipajang di dua museum di Trier.

Dua pameran juga digelar di Museum Katedral dan di Rumah Karl Marx, tempat dia dulu dilahirkan.

Sekelompok orang Jerman yang mewakili korban komunisme mengkritik perayaan kelahiran Karl Marx itu dengan mengatakan bahwa mereka kurang banyak berdebat soal dukungan filsuf tersebut terhadap aksi kekerasan dalam pemberantasan kelas sosial.

“Kita mengatakan ya terhadap perdebatan soal Marx, tetapi tidak kepada pemujaan terhadapnya,” kata ketua kelompok itu Dieter Dombrowski dalam sebuah pernyataan.

Andrea Nahles, ketua partai Sosial Demokrat yang baru terpilih, menolak kritik yang mengatakan perayaan kelahiran Karl Marx itu berlebihan. “Jika kita akan merayakannya, maka inilah saatnya. Dan mengingat arti pentingnya Marx di dunia, maka hal itu sangat masuk akal.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Sampaikan Dua Keunggulan Komparatif Ulama
Tulisan selanjutnya Penjahat Paling Dungu di Afsel Ternyata Sangat Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?