Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesti: Milisi Syiah, Rusia dan Iran Salahgunakan Senjata Bantuan untuk Kejahatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Januari 2017 11:24 11:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Januari 2017 11:18
Bagikan
Amnesty mengatakan milisi Syoaj menggunakan senjata dalam serangan balas dendam termasuk penculikan, penyiksaan dan pembunuhan [RTR/Ahmed Jadallah]
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi HAM Amnesty International menyatakan milisi-milisi yang didominasi Syiah itu secara bersama dikenal sebagai Al-Hasd Al-Syakbi, melakukan kejahatan perang menggunakan senjata dari persediaan militer Iraq.

Sebuah laporan Amnesty International yang dilansir, Kamis (05/01/2016) menyebutkan milisi-milisi yang bersekutu dengan pasukan Iraq melakukan kejahatan perang dengan senjata yang diberikan untuk militer Iraq oleh sedikitnya 16 negara, termasuk Amerika, Rusia dan Iran.

Organisasi HAM itu menyatakan milisi-milisi yang didominasi Syiah itu secara bersama dikenal sebagai Al-Hasd Al-Syakbi. Amnesty menyatakan mereka melakukan kejahatan perang seperti pembunuhan sewenang-wenang dan penyiksaan, menggunakan senjata dari persediaan militer Iraq, sebut kelompok itu.

“Pemasok senjata internasional, termasuk Amerika, negara-negara Eropa, Rusia dan Iran, harus menyadari fakta bahwa semua kiriman senjata ke Iraq berisiko jatuh ke tangan kelompok-kelompok milisi yang punya sejarah pelanggaran HAM,” kata peneliti Amnesty Patrick Wilcken dalam suatu pernyataan dikutip Voice of America.

Wilcken menambahkan bahwa negara-negara yang ingin menjual senjata ke Iraq harus lebih dulu memberlakukan langkah-langkah ketat guna memastikan milisi tidak dapat menggunakan senjata itu untuk melanggar HAM.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
milisi-syiah-al-hasd-al-syakbi
Milisi Syiah yang tergabung dalam Al-Hasd Al-Syakbi

Amnesty menyatakan temuan-temuannya itu didasarkan pada penelitian di lapangan selama 2,5 tahun serta analisis foto dan video. Organisasi ini juga melakukan wawancara dengan puluhan mantan tahanan, saksi mata dan kerabat mereka yang tewas atau hilang. Seorang juru bicara Hashid Shaabi tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari laporan tersebut.

“Pemasok senjata Internasional, termasuk Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Rusia dan Iran, harus bangun untuk fakta bahwa transfer senjata ke Iraq membawa risiko nyata berakhir di tangan kelompok-kelompok milisi dengan sejarah panjang pelanggaran hak asasi manusia,” kata Patrick Wilcken, dikutip Aljazeera.

Kelompok hak asasi berbasis di London ini menggunakan penelitian lapangan, analisis foto dan bukti video sejak Juni 2014 guna mendokumentasikan senjata yang digunakan oleh paramiliter Syiah.

Meliputi; tank, senapan mesin,  senapan penembak jitu di lebih dari 100 jenis senjata yang digunakan untuk menarget warga sunni-Arab.

Milisi Al-Hasd Al-Syakbi dibentuk tahun 2012 atas seruan pemimpin Syiah Iraq. Milisi-milisi Syiah berkoalisi untuk menghadapi pasukan ISIS yang saat itu kembali mengontrol wilayah yang luas, utamanya Mosul. Namun koalisi milisi Syiah ini dinilai banyak menimbulkan kekerasan sektarian di berbagai wilayah Iraq. Yang menjadi korban paling banyak adalah warga Sunni.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Hasd Al-SyakbiAmnesti Internasional. Milisi Syiahirankejahatankejahatan perangOrganisasi HAMPenyalahgunaan senjatapenyiksaanrusiasunnisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sertifikasi penceramah Ini Tanggapan PP Muhammadiyah atas Pemblokiran Situs Islam
Tulisan selanjutnya Pemblokiran Situs Islam Paranoid yang Tidak Perlu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?