Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Lajang Malaysia Dilarang Bekukan Sel Telurnya

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 7 Januari 2016 13:15 1:15 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Januari 2016 13:15
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Malaysia mengeluarkan fatwa melarang wanita Muslim membekukan sel telurnya sebelum menikah.

Hukum syariah hanya memungkinkan telur wanita dibuahi oleh sperma suaminya. Dengan demikian, pembekuan telur-telurnya untuk tujuan sosial tidak diperbolehkan, kata ahli kesuburan Dr Natasha Ain Mohd Nor.

“Satu fatwa telah ditetapkan untuk wanita Muslim, di mana pembekuan telur mereka sebelum menikah tidak diperbolehkan,” katanya kepada Bernama, dilansir laman NST, Kamis (7/1/2016).

“Namun, setelah menikah, mereka dapat membekukan telur mereka asalkan mereka dibuahi oleh sperma suami,” kata Dr Natasha.

Ia menyebut, pembekuan telur dalam Islam didorong jika wanita tidak dapat hamil secara alami karena kondisi medis, dan bukan untuk alasan sosial di mana wanita muda lajang membekukan telur mereka untuk hamil di kemudian hari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dr Natasha, yang bekerja di KL Fertility Centre, mengatakan, wanita Muslim yang memilih membekukan telur mereka, biasanya mengidap penyakit yang mengancam jiwa seperti kanker.

“Wanita Muslim yang ingin membekukan telur melakukannya untuk tujuan medis. Tapi ini masih merupakan minoritas yang sangat kecil, “katanya.

“Para wanita yang menjalani pembekuan sel telur, biasanya sedang menjalani kemoterapi. Mereka dirujuk oleh dokter ahli kesuburan untuk membekukan telur mereka sebagai pilihan jika kemudian mereka memutuskan memiliki anak.”

Ditanya apakah ada alasan lain bagi perempuan Muslim yang ingin membekukan telur mereka, Dr Natasha mengatakan, telah membantu membekukan telur wanita Muslim yang suaminya tidak bisa menghasilkan cukup sperma.

“Kita membekukan telur wanita, dan kemudian meminta sang suami dalam waktu satu atau dua hari memproduksi sperma guna membuahinya.”

Jika seorang wanita ingin membekukan telur, Dr Natasha menyarankan melakukannya di awal usia 30-an saat masih memiliki cukup telur. Di usia 40-an, akan sulit.”

“Telur wanita bisa bertahan lima sampai 10 tahun setelah pembekuan. Oleh karena itu dianjurkan bagi wanita yang ingin menunda kehamilan untuk mendatangi dokter kandungan guna melakukan penilaian kesehatan penuh untuk mengetahui kesuburan telur-telurnya.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pembekuan sel telurwanita malaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PJ Walikota Samarinda Menilai Edaran Segera Shalat Upaya Kebaikan
Tulisan selanjutnya Turki Umumkan Libur Shalat Jumat bagi Seluruh Pegawai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?