Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fans Inggris Pakai Kostum Tentara Salib, FIFA: Tidak Boleh Masuk Stadion!

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 November 2022 00:02 12:02 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 November 2022 00:01
Bagikan
Tentara Salib Inggris
Bagikan

Hidayatullah.com — FIFA akan melarang masuk para pendukung Inggris ke stadion Piala Dunia 2022 Qatar jika mereka mengenakan kostum tentara salib. Menurut FIFA, federasi sepak bola dunia, memakai kostum replika tentara yang merupakan tindakan tidak sensitif secara budaya di negara Muslim.

Pelarangan ini jelang laga Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Amerika Serikat pada Sabtu dini hari.

Sebuah video para pendukung Inggris berpakaian tentara salib viral pada Senin lalu. Aksi pendukung Inggris yang lantas banjir kecaman dari warganet itu mendorong FIFA untuk menindak kostum tersebut.

Para pendukung seringkali menghadiri pertandingan Inggris dengan berpakaian seperti St George, santo pelindung yang digambarkan sebagai ksatria penunggang kuda.

Dalam video nampak kedua pendukung Inggris yang mengenakan baju besi, topi baja, dan membawa pedang serta tameng tidak diperbolehkan masuk oleh keamanan stadion.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Qatari authorities have started banning England fans from wearing crusader costumes in stadiums.

The attire, complete with swords and crosses, are offensive due to crusader history of rape, slaughter and occupation of Arab lands.#Qatar #Eng #FIFAWorldCup pic.twitter.com/BoL6dnZEjz

— Robert Carter (@Bob_cart124) November 23, 2022

“Kostum ini dalam konteks Arab atau Timur Tengah dapat dianggap ofensif sehingga itulah alasan mereka tidak diizinkan di stadion,” kata juru bicara FIFA, lansir TRT World (26/11).

Bagi banyak orang Arab, kata perang salib memunculkan sejarah menyakitkan invasi berdarah oleh orang Kristen yang berusaha merebut Yerusalem dan daerah sekitarnya yang kala itu berada di bawah pemerintahan Islam pada abad ke-11 hingga ke-13.

Seorang juru bicara kelompok anti-rasisme Kick It Out telah memperingatkan penggemar Inggris agar tidak mengenakan kostum untuk pertandingan di Piala Dunia 2022 Qatar. Ia dengan menegaskan bahwa mereka mungkin tidak akan diterima dengan baik oleh pihak keamanan stadion jika mereka memutuskan untuk berdandan dengan cara seperti itu.

“Kami akan menyarankan para penggemar yang menghadiri pertandingan Piala Dunia FIFA bahwa pakaian tertentu, seperti kostum yang melambangkan ksatria atau tentara salib, tidak diterima di Qatar dan negara-negara Islam lainnya,” kata juru bicara tersebut.

“Saran perjalanan Kantor Luar Negeri yang dikeluarkan sebelum turnamen menyatakan bahwa penggemar harus membiasakan diri dengan kebiasaan setempat, dan kami akan mendorong penggemar untuk mengambil pendekatan ini.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggris amerika serikatInggris vs amerika serikatPerang SalibPiala Dunia 2022Piala Dunia 2022 QatarPiala Dunia QatarQatarTentara Salibtuan rumah piala dunia 2022
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Start-up Nigeria Gunakan Teknologi untuk Membantu Tunanetra
Tulisan selanjutnya Arab Saudi akan Beri Kompensasi Korban Banjir Bandang Jeddah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?