Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kembar Siam Tanzania Maria dan Consolata Meninggal di Usia 21 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2018 22:57 10:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2018 22:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kembar siam di Tanzania, Maria dan Consolata Kwakikuti, telah meninggal dunia di usia 21 tahun karena gangguan pernapasan di sebuah rumah sakit setempat.

Kedua wanita muda itu gandeng tubuhnya dari bagian pusar ke bawah, hanya memiliki satu organ liver dan paru-paru untuk berdua, dengan dua jantung dan dua kepala serta tangan masing-masing sepasang.

Mereka dilarikan ke rumah sakit pada bulan Desember tahun lalu karena gangguan di bagian jantung, tetapi kemudian meninggal hari Sabtu kemarin (2/6/2018).

Kembar siam itu terkenal di Tanzania dan kabar perhal kematian mereka menimbulkan duka di seluruh penjuru negeri, lapor BBC.

Hari Ahad banyak orang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga si kembar dan teman-teman lewat media sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Tanzania John Magufuli lewat Twitter menyampaikan rasa sedihnya, seraya menambahkan bahwa pasangan kembar Maria dan Consolata “bermimpi dapat memberikan sumbangsihnya untuk negara.”

Dalam wawancara dengan BBC tahun lalu, kedua gadis kembar itu mengatakan bahwa setelah mereka menuntaskan pendidikan di universitas, mereka ingin menjadi guru. “Kami akan mengajar dengan menggunakan proyektor dan komputer,” kata mereka.

Tahun lalu, ketika lulus sekolah menengah atas, mereka kebanjiran ucapan selamat dari orang-orang Tanzania.

Orang kemudian mengenal keduanya dengan kesungguhan mereka untuk mendapatkan pendidikan tinggi, meskipun kondisi fisiknya terbatas.

Kembar siam itu dapat menikmati pendidikan layak berkat bantuan dari pemerintah setempat dan donasi para dermawan. Kedua orangtua mereka wafat ketika mereka masih bayi. Lembaga amal Katolik Maria Consolata kemudian mengadopsi keduanya dan memberikan nama seperti lembaganya.

Maria dan Consolata, yang menentang ide operasi pembedahan untuk memisahkan tubuh mereka, kepada BBC pernah mengatakan bahwa mereka berharap dapat menikah dengan satu suami suatu hari kelak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Home Stay: ‘Deradikalisasi dan Indoktrinasi’ ala Komunis China pada Keluarga Muslim
Tulisan selanjutnya Raja Salman Rombak Kabinet Arab Saudi, Ini Nama-namanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?