Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Keluar dari Dewan HAM PBB, Demi Dukung ‘Israel’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juni 2018 21:20 9:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juni 2018 19:46
Bagikan
Dubes AS untuk PBB, Nikki Haley
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat mundur dari Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC) menyusul sejumlah perselisihan mengenai isu-isu penting termasuk berkaitan dengan dukunganya kepada ‘Israel’.

Amerika Serikat secara resmi menyatakan keluar dari Dewan HAM PBB pada Selasa, (19/06/2018) sebagaimana diumumkan Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley tidak setuju dengan UNHRC tentang layanan AS melawan ‘Israel’.

Haley menuding Dewan melakukan bias terhadap ‘Israel’, yang merupakan sekutu Amerika, dan gagal membuat para pelanggar HAM bertanggung jawab.

“Para pelanggar HAM terus berkuasa dan terpilih di Dewan ini. Rezim-rezim paling tidak manusiawi di dunia terus menerus lolos dari pemeriksaan. Dewan juga terus-menerus mempolitisasi dan mengkambinghitamkan negara-negara dengan rekam jejak HAM yang positif sebagai upaya mengalihkan perhatian dari pelanggar HAM di jajarannya,” kata Haley, yang didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, seperti dilansir CNN, Selasa, 19 Juni 2018.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Haley mengatakan Dewan HAM PBB telah terlalu lama menjadi pelindung para pelanggar HAM dan menjadi kolam bias politik.

Baca: Pemuda Yahudi AS Semakin Berpaling dari Israel

CBS melaporkan Nikki menyebut Dewan sebagai organisasi yang tidak layak menyandang namanya. Dia menyebut negara-negara seperti China, Kuba, dan Venezuela sebagai negara yang kerap melanggar HAM. Namun Dewan HAM PBB memilik bias kronis terhadap ‘Israel’.

Haley telah berulang kali memilih menentang langkah kritis PBB yang melawan ‘Israel’ bahkan menggunakan hak veto AS.

Baru-baru ini, Amerika Serikat dan Australia menjadi dua anggota UNHRC yang memilih menentang proposal untuk menyelidiki tuduhan penggunaan senjata berlebihan ‘Israel’ di Jalur Gaza dalam ‘aksi Kembali ke Palestina yang Terjajah’ yang menyebabkan banyaknya kematian.

Haley sebelumnya mengkritik UNHRC dan menyebut dewan “anti-’Israel’” dan mengancam AS untuk mundur.

Forum UNHRC, yang dibentuk pada 2006, memiliki agenda tetap untuk membahas pelanggaran ‘Israel’ di wilayah Palestina yang didudukinya.

Namun AS menginginkan agenda itu dihapus. Washington menuduh UNHRC penuh dengan musuh-musuh ‘Israel’.

Di bawah pemerintahan George W. Bush, AS pernah memboikot dewan tersebut selama tiga tahun.

AS bergabung kembali ketika Barack Obama pada tahun 2009 memegang presiden AS.

Baca: Latihan Gabungan Militer Israel-Amerika Dimulai

Sebanyak 47 anggota forum bulan lalu memilih untuk penyelidikan pada ‘Israel’ karena aksi pembunuhan brutal di Gaza selama ‘Great Return March’ selama bulan Mei – Juni 2018.

Amerika selama ini dikenal menjadi pelindung atas banyaknya kejahatan ‘Israel’.

Atas peristiwa ini, sejumlah lembaga advokasi Hak Asasi Manusia global mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk keluar dari keanggotaan Dewan HAM PBB.

AS keluar dari Dewan HAM PBB karena menilai lembaga ini mengalami bias kronis terhadap ‘Israel’, sementara dirinya mengabaikan negara-negara pelanggar HAM seperti China, Kuba dan Venezuela.

Duta Besar Swiss Valentin Zellweger mengatakan kepada Reuters bahwa hasil penarikan AS memiliki dampak besar pada UNHRC.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASDewan HAM PBBisraelNikki HaleyPBBPerserikatan Bangsa-BangsaUNHRC
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO: Kecanduan Game Masuk Gangguan Kejiwaan
Tulisan selanjutnya Serang 25 Target Hamas, Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?