Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Gendut India Diultimatum, Turunkan Berat Badan atau Dipecat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2018 19:22 7:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2018 19:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat kepolisian di India memberikan peringatan keras kepada anggotanya yang mengalami kegemukan, turunkan berat badan atau diberhentikan dari pekerjaan.

Kepala Karnataka State Reserve Police (KSRP) kepada BBC mengatakan bahwa dia khawatir dengan meningkatnya jumlah anggota kepolisian bertubuh gemuk.

Bhaskar Rao mengatakan bahwa dia mengambil keputusan itu setelah lebih dari 100 personel kepolisian meninggal dunia dalam kurun 18 bulan akibat penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup.

Mereka akan diberikan bantuan untuk mengubah gaya hidup dan dietnya.

KSRP, yang beranggotakan 14.000 personel, sering dikerahkan untuk mengawal acara-acara besar dan penting, serta mengendalikan huru-hara dan aksi kekerasan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota-anggota senior KSRP sudah diperintahkan untuk mendata polisi yang kegemukan, dan memasukkan mereka ke dalam program latihan rutin untuk membantunya membuang kelebihan lemak tubuh.

“Kami mulai memantau kadar gula darah mereka dan indikator-indikator kesehatan lain sejak enam bulan silam. Dalam surat edaran terbaru meraka akan menghadapi pemberhentian sementara atau bahkan pemecatan jika lalai memperhatikan kesehatannya,” ujar Rao seperti dikutip BBC Selasa (10/7/2018).

“Dalam kurun 18 bulan terakhir, 153 anggota kami meninggal dunia. Dari jumlah itu 24 tewas karena kecelakaan lalu lintas dan 9 bunuh diri. Sisanya meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup seperti serangan jantung dan diabetes. Ini merupakan peringatan besar bagi kesatuan kami,” imbuh Rao.

Anggota kepolisan banyak yang mengkonsumsi goreng-gorengan, merokok dan minum minuman beralkohol serta tidak berolah raga, kata Rao. “Para komandan pleton diperintahkan agar memantau body mass index (BMI) setiap anak buahnya,” kata Rao.

KSRP sudah membuka kelas berenang, yoga dan olahraga lain bagi anggotanya.

“Tentu saja, kegiatan rutin olahraga mereka dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan medis dan aktivitasnya diberikan sesuai anjuran dokter,” pungkasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sulit Menyontek, 7 Sekolah Kenya Dibakar Siswa
Tulisan selanjutnya IRESS Ingatkan Jokowi Tak Gegabah soal Kontrak Freeport

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?