Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia Minati Finansial Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juni 2009 16:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menghadapi kelesuan finansial global, Australia mulai melirik pangsa pasar finansial Islam yang kini mulai meningkat, guna mengatasi resesi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih besar.

“Saya pikir ada kesempatan luas untuk finansial Islam seperti ini,” ujar Chris Bowen, Menteri Urusan Pelayanan Finansial, Pensiunan dan Hukum Korporasi.

Menurutnya, Sidney memiliki rencana ikut membuka pasaran finansial Islam dari Asia.

“Mayoritas penduduk Islam di dunia tinggal di Asia, dan Singapura serta Kuala Lumpur sedang mencoba memfokuskan pada pasaran ini. Saya pikir Australia juga dapat mengambil peran,” tambahnya.

Finansial syariah termasuk salah satu sektor yang memiliki tingkat pertumbuhan paling pesat di industri finansial global. Industri perbankan Islam, yang dimulai hampir tiga dekade lalu, telah berhasil membukukan pertumbuhan yang substansial dan banyak memikat investor dan bankir di seluruh dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Belakangan ini ada sekitar 300 bank Islam dan institusi finansial Islam di seluruh dunia dengan pertumbuhan aset diprediksi mencapai sekitar 1 triliun dolar AS pada 2013.

Islam melarang umatnya menerima atau membayar riba dalam transaksi. Perbankan dan institusi finansial Islam tidak dapat menerima atau menyediakan dana untuk segala hal yang melibatkan perjudian, alkohol, pornografi, tembakau, senjata atau daging babi.

Menurut Bowen, daya tarik finansial Islam mampu memulihkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja di Australia. “Bahkan sekalipun kami hanya mengambil persentasi kecil di pasaran, itu sudah dapat membangkitkan banyak kemakmuran dan lapangan kerja di Australia,” tambahnya.

Krisis finansial global melanda AS dan dunia sejak September lalu dan menjatuhkan pasaran ekonomi Australia.

Lantaran syariah melarang bisnis yang tidak jelas atau riba, banyak institusi finansial Islam mampu bertahan hidup selama krisis. Namun Bowen menyayangkan, Australia belum mengesahkan UU yang mengizinkan operasional lembaga finansial Islam. Tak heran bila di Australia belum ada bank Islam.

Negeri kangguru ini meluncurkan dana real estat berbasis syariah yang pertama pada Mei lalu di Bahrain, dengan tujuan memikat para investor Muslim dalam mencari kesempatan menanam investasi dan membuka pasaran baru. [iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pencakar Langit Baru Jeddah Mulai Dibangun
Tulisan selanjutnya Azyumardi Azra: Suara Pemilih Islam Cenderung ke JK-Wiranto

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?