Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nidal Hasan: Amerika Perang Melawan Islam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juli 2013 21:26 9:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juli 2013 21:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tersangka penembakan di markas militer Amerika Serikat Fort Hood, yang menewaskan 13 orang dan melukai 30 orang lainnya, mengatakan bahwa pemerintah Amerika berperang melawan Islam.

“Keterlibatan saya adalah atas nama sebuah pemerintahan yang secara terbuka mengaku benci jika hukum Allah Yang Maha Kuasa menjadi hukum tertinggi di muka bumi ini,” kata Nidal Hasan dalam pernyataannya ke media Amerika, Fox News Sabtu (28/7/2013) dikutip Xinhua.

Nidal Hasan berpangkat mayor dan berdinas sebagai psikiater militer pada November 2009 saat terjadi penembakan di Fort Hood, Texas.

Ketika ditanyai apakah perang yang dilakoni Amerika Serikat itu adalah perang terhadap Islam Hasan menjawab, “Anda benar.” Dia berkata, “Saya berpartisipasi di dalamnya.”

Hasan mengaku menyesali tahun-tahunnya selama di angkatan darat, dan mengatakan bahwa tugas dinasnya itu bertentangan dengan kepercayaan agamanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pernyataannya setebal lebih dari enam halaman, Nidal Hasan mengkritik kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah dalam masalah Palestina.

Pernyataan serupa dikemukakan Muslim kelahiran Amerika itu saat sidang pra-pengadilan dan pemilihan juri. Dia menjadi pengacara bagi dirinya sendiri dalam kasus penembakan di Fort Hood.

Fox News mengatakan, Hasan tidak menyebut secara langsung kasus penembakan di mana dirinya menjadi tersangka.

Hasan dijerat 13 dakwaan pembunuhan tidak terencana dan 32 dakwaan upaya pembunuhan tidak berencana di Pangkalan Angkatan Darat AS Fort Hood, Texas, Nopember 2009. Persidangannya dijadwalkan mulai 6 Agustus mendatang. Dia terancam hukuman mati jika dinyatakan bersalah.*  

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IHH Sebut Serangan Militer Mesir Tewaskan 200 Orang
Tulisan selanjutnya Militer Tembak Pro-Mursy di Kepala dan Dada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?