Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Luar Negeri AS Kunjungi Putra Mahkota Abu Dhabi, Ada Apa?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2018 13:24 1:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2018 13:24
Bagikan
Mike Pompeo | Mohammed bin Zayed Al Nahyan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo hari Selasa (10/07/2018) mengadakan pembicaraan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk membahas hubungan bilateral dan perkembangan di kawasan.

Dalam pembicaraan di Ibu Kota Uni Emirat Arab (UEA) ini, keduanya membahas “kerja sama bilateral dan keinginan kedua negara untuk memperkuat hubungan, terutama dalam perang melawan terorisme dan ekstremisme”,  ujar pejabat UEA seperti dilansir Kantor berita WAM.

Kunjungan Pompeo ke Abu Dhabi adalah bagian dari rangkaian tur yang juga membawanya ke Korea Utara, Jepang, Vietnam, dan Afghanistan.

Pompeo diperkirakan akan mengakhiri turnya di Belgia pada Kamis.

Baca: Delegasi Militer UEA Mengunjungi ‘Israel’ 

UEA dan Amerika Serikat (AS) memiliki kedekatan dan kepentingan dalam mempengaruhi kawasan. Negeri kecil tetangga Qatar dan Oman yang hanya memiliki luas wilayan 83.600 km² ini merupakan salah satu Negara yang ikut andil memblokade Qatar bersama tiga Negara Teluk lain dibawah pimpinan Arab Saudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2017 lalu, Pentagon mengumumkan Amerika Serikat dan  UEA menandatangani kesepakatan pertahanan baru, menggantikan perjanjian  tahun 1994,  dimana mendorong peningkatan hubungan militer dan keamanan kedua belah pihak.

Berdasarkan perjanjian tersebut, AS bias membuka sebuah kantor hubungan militer di UEA dan memperoleh kemudahan untuk membangun pangkalan angkatan laut di negara Teluk Persia itu. Angkatan Laut AS telah membangun instalasi militer di pelabuhan Jebel Ali, Dubai, dan Fujairah.

Hubungan militer dan keamanan antara Washington dan Abu Dhabi semakin dekat  ditandai  kontrak penjualan senjata. AS juga menempatkan mesin-mesin perang di Pangkalan Udara Al Dhafra seperti, pesawat tempur F-22. Pangkalan ini menjamu 3.500 tentara dan jet-jet tempur Amerika.

Sebelumnya, UEA adalah salah satu yang justru setuju ketika  Presiden Donald Trump mengumumkan pelarangan masuknya warga negara dari tujuh negara berpenduduk Muslim yang telah mengundang amarah dari berbagai penjuru dunia.

Tujuh negara yang dimaksud adalah Iran, Iraq, Suriah, Sudan, Somalia, Libya, dan Yaman.

Baca: Uni Emirat Arab akan Buka Taman Hiburan Ikon Warner Bross

Dalam pernyataan yang disampaikan di akun twitter, Dhahi Khalfan, Kepala Keamanan Umum di Dubai, pada Ahad, 29 Januari 2017, justru menyatakan dukungan kepada keputusan Presiden Donald Trump.

“Kami sepenuhnya mendukung Trump dalam melarang masuk mereka yang mungkin dapat mengganggu keamanan Amerika.”

“Setiap negara memiliki hak untuk melindungi keamanannya dari siapa pun yang mungkin berbahaya bagi keselamatan rakyatnya,” demikian pernyataan Dhahi Khalfan.

“Pemerintahan sebelumnya di AS telah merangkul semua orang yang dikejar-kejar di dunia Arab dan yang telah digolongkan sebagai teroris…Trump, yang kamu lakukan sudah benar.”

Sebagai catatan, pemegang paspor Uni Emirat Arab tidak termasuk yang dikenakan larangan menurut perintah eksekutif kontroversial Amerika Serikat tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu DhabiASMenteri Luar NegeriMike PompeoMohammed bin Zayed Al NahyanPutra MahkotaUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendagri Jerman Larang Geng Motor Nasionalis Turki Osmanen Germania
Tulisan selanjutnya Wapres Iran Kunjungi Jakarta, Kemlu Tak Mempublikasikan…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?