Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Diminta PM Abiy Ahmed, Patriark Gereja Ortodoks Pulang ke Ethiopia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2018 10:45 10:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2018 10:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Patriark Gereja Ortodoks Ethiopia yang sangat berpengaruh, Uskup Merkorios, akhirnya kembali ke ibukota Addis Ababa setelah mengasingkan diri selama 27 tahun.

Perdana menteri Ethiopia yang baru, Abiy Ahmed, bertemu dengan Merkorios pekan lalu di Amerika Serikat dan menyarankannya agar melakukan rekonsiliasi dengan faksi rivalnya di gereja. Abiy Ahmed, yang terpilih sebagai perdana menteri bulan April lalu dikenal sebagai politisi reformsis yang ingin mengakurkan pihak-pihak yang bertikai di Ethiopia.

Uskup Merkorios disambut oleh para pengikutnya, yang bernyanyi serta melolong-lolong bersuka cita dengan kepulangannya, lapor BBC Sabtu (4/8/2018).

Gereja Ortodoks Ethiopia terpecah belah sejak awal 1990-an setelah rezim komunis pimpinan Mengistu Haile Mariam digulingkan.

Politik dan gereja terjalin erat di Ethiopia. Uskup Merkorios dipaksa melepaskan jabatannya setelah Ethiopian People’s Revolutionary Democratic Front (EPRDF) menggulingkan rezim komunis itu. Para pengikut Merkorios keberatan dengan penggusuran jabatannya itu dan bersikukuh menyatakan bahwa jabatan patriark berlaku seumur hidup.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akhirnya, tempat Merkorios digantikan oleh Uskup Paulos yang diangkat sebagai patriark pada tahun 1992. Paulos menjadi orang dari etnis Tigray pertama yang memimpin Gereja Orthodoks Ethiopia. Ketika dia meninggal dunia pada tahun 2012, Uskup Mathias diangkat sebagai penggantinya.

Uskup Merkorios yang digusur mengasingkan diri ke Amerika Serikat, di mana dia mendirikan sinode tandingan. Merkorios dipandang sebagai sosok yang mewakili diaspora dan oposisi di pengasingan.

Oleh karena sekarang ada dua patriark, Uskup Merkorios akan bertanggung jawab dalam urusan spiritual gereja, sementara Uskup Mathias menangani urusan harian gereja.

Lebih dari 40% dari sekitar 100 juta penduduk Ethiopia menganut ajaran Gereja Orthodoks. Di negara itu terdapat sejumlah gereja tertua di dunia, yang sekarang dimasukkan dalam perlindungan Unesco, seperti gereja yang dibuat dari ukiran batu di Lalibela.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Secuil Pengalaman Mengajar Anak-anak di Sudan
Tulisan selanjutnya Alumni dan Mahasiswa UI Bantah Dukung Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?