Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Jatuhkan Sanksi 4 Tentara Myanmar karena Pelanggaran HAM Berat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2018 21:30 9:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Agustus 2018 21:30
Bagikan
Tentara Myanmar di Rakhine
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ke empat tentara dan penjaga perbatasan Myanmar serta dua unit militer karena “pembersihan etnis” di negara bagian Rakhine dan pelanggaran hak asasi manusia di Kachin dan Shan.

“Pasukan keamanan Burma terlibat dalam kekerasan terhadap komunitas etnis minoritas di seluruh Burma, termasuk pembersihan etnis, pembantaian massal, pelecehan seksual, pembunuhan, dan pelanggaran HAM serius lainnya,” jelas Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Kecerdasan Finansial Sigal Mandelker, dikutip Anadolu Agency (18/08/2018).

“Departemen Keuangan memberi sanksi ke unit dan aparat Myanmar sebagai bagian dari strategi pemerintah AS untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang telah menyebabkan penderitaan manusia yang begitu berat,” tambah dia.

Baca: Kejahatan Tentara Myanmar: Bayi dan Anak-Anak Disembelih 

Yang dikenai sanksi dari Departemen Keuangan adalah Aung Kyaw Zaw, pemimpin Biro Operasi Khusus Myanmar; Khin Maung Soe, pemimpin Komando Operasi Militer Myanmar; Thura San Lwin, kepala penjaga perbatasan Myanmar dan Khin Hlaing, kepala Divisi Infanteri Muda ke-33 Myanmar (LID).

LID dan Divisi Infanteri Cahaya ke-99 juga mendapat sanksi. Keduanya diduga terlibat dalam “pelanggaran HAM berat”. Divisi ke-99 dituduh melakukan pelanggaran di negara bagian Shan dan Rakhine, sementara divisi ke-33 diduga terlibat dalam pelanggaran HAM di Negara Bagian Rakhine.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“LID diduga terlibat dalam pelanggaran HAM serius di Negara Bagian Rakhine, termasuk operasi pada 27 Agustus 2017 di desa Chut Pyin. Operasi ini meliputi eksekusi, penghilangan paksa, dan kekerasan seksual. Mereka juga menembaki warga desa yang melarikan diri. Ratusan orang dilaporkan tewas dalam satu operasi ini saja,” ungkap Departemen Keuangan.

Menurut Amnesty International, sejak 25 Agustus 2017, lebih dari 750.000 pengungsi – sebagian besar anak-anak dan perempuan – melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh setelah pasukan keamanan melancarkan operasi militer ke kelompok minoritas Muslim Rohingya.

Dokter Lintas Batas mengungkapkan sedikitnya 9.400 Rohingya tewas di Rakhine sepanjang 25 Agustus – 24 September 2017.

Baca: Amnesty Internasional: Myanmar Lakukan Pelanggaran HAM Serius .

Rohingya yang disebut-sebut sebagai kaum paling teraniaya di dunia telah menderita sejumlah kekerasan sejak puluhan dari mereka tewas dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB mencatat adanya pemerkosaan massal, pembunuhan, pemukulan brutal, dan penghilangan paksa yang dilakukan oleh petugas keamanan. Dalam laporannya, penyelidik PBB mengatakan bahwa pelanggaran tersebut termasuk kejahatan kemanusiaan.

Departemen Keuangan menuding militer Myanmar menggunakan “taktik yang sama terhadap sejumlah kelompok etnis dan agama minoritas lainnya” di negara bagian Kachin dan Shan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatburmamyanmarPelanggaran HAMpembersihan etnisRohingyaSanksitentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak-anak Palestina yang Ditahan Beri Kesaksian Bagaimana Perlakuan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Dari Masjid Darurat Pengungsi Lombok Bergeliat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?