Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bankir Afghanistan Rekan Korupsi Adik Hamid Karzai Meninggal di Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2018 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2018 18:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sher Khan Fernod, pendiri dan bekas kepala Kabul Bank, terpidana penggelapan dana dari bank tersebut yang juga melibatkan saudara lelaki mantan presiden Afghanistan Hamid Karzai, meninggal di dalam penjara di Kabul karena serangan jantung.

“Fernod telah menjalani tiga tahun hukuman penjaranya. Dia meninggal pada hari Jumat pagi dan jasadnya akan diserahkan kepada keluarganya,” kata Sayed Ghafoor Ahmed Javed, seorang jubir Kementerian Pertahanan seperti dikutip Reuters Sabtu (25/8/2018).

Dua mantan kepala Kabul Bank, pendirinya Sher Khan Fernod dan koleganya Haji Khalil Ferozi, dinyatakan bersalah mencuri $810 juta dari banknya sendiri. Keduanya masing-masing dihukum penjara lima tahun. Hukuman mereka dikalikan tiga pada 2014 setelah kasusnya dibuka kembali.

Akibat penggelapan dana yang dilakukan oleh mereka, pemerintah terpaksa menggelontorkan dana talangan tahun 2010 kepada lembaga keuangan yang kala itu merupakan bank terbesar di Afghanistan itu.

Pemerintah kemudian mengoperasikan kembali bank tersebut dengan nama New Kabul Bank. Lembaga keuangan tersebut memiliki cabang di 28 dari 34 provinsi yang ada di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masalah yang membelit Kabul Bank tersebut menyebabkan Afghanistan mengalami krisis fiskal, sehingga negara itu tergantung kepada donor asing untuk membayar segala macam tagihan, dan karenanya mendorong Dana Moneter International (IMF) menghentikan sementara bantuan internasional untuk Afghanistan.

Regulasi yang lemah menjadikan publik internasional kurang percaya terhadap sistem perbankan Afghanistan. Beberapa tahun terakhir lembaga-lembaga pengawas keuangan internasional mengancam akan menempatkan Afghanistan dalam daftar hitam, kecuali jika pemerintah memperbaiki regulasi sektor perbankan di negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Madrid akan Buka Panti Jompo Ramah LGBT
Tulisan selanjutnya Diminta Jakarta, Pesawat Militer Prancis Angkut Bantuan Gempa Lombok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?