Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kepala Intelijen Jerman: Istri dan Anak Jihadis Berbahaya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2017 20:26 8:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2017 20:26
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Hans-Georg Maassen, kepala intelijen dalam negeri Jerman BfV, hari Ahad (3/12/2017) memperingatkan bahwa banyak istri dan anak-anak dari anggota ISIS alias Daesh “diidentifikasikan terlibat dalam” dengan jihadisme dan akan menimbulkan bahaya besar jika mereka kembali ke Jerman.

Dalam wawancara dengan kantor berita Deutsche Presse Agentur (DPA), pimpinan BfV itu mengatakan bahwa meskipun belum ada gelombang besar arus balik dari orang-orang Jerman yang berkaitan dengan IS (Islamic State) kembali ke negara itu, sangat perlu diterapkan prosedur keamanan atas mereka.

“Ada anak-anak yang telah dicuci otaknya dan sangat teradikalisasi di sekolah-sekolah yang dikuasai IS,” kata Maassen seperti dikutip Deutsche Welle. “Ini menjadi masalah bagi kita, karena banyak dari anak-anak ini dan remajanya sewaktu-waktu dapat menjadi bahaya,” imbuhnya.

Bicara soal repatriasi wanita dari daerah-daerah yang dikuasai IS beserta anak-anak mereka, kepala BfV itu memperingatkan banyak di antara mereka yang “sudah sangat teradikalisasi dan sangat terpengaruh dengan ideologi IS, yang oleh karenanya mereka harus dinyatakan sebagai jihadis.”

Ini bukan berarti para wanita yang direpatriasi itu siap untuk melakukan serangan teror di tanah Jerman, kata Maassen menegaskan. Namun demikian, “kita harus terus memantau mereka,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komentar Maassen itu dikeluarkan menyusul laporang media pekan lalu yang mengabarkan bahwa pemerintah Jerman sedang mengkaji rencana repatriasi para istri dan anak-anak petarung ISIS yang berkewarganegaraan Jerman.

Pemerintah Jerman memperkirakan sekitar 700 orang Muslim yang tinggal di Jerman saat ini dianggap berisiko tinggi, artinya mereka siap melakukan serangan teroris. Maassen mengindikasikan di antara mereka ada beberapa perempuan, meskipun dia tidak bisa menyebutkan berapa jumlahnya.

Maassen juga memperingatkan propaganda ISIS di negara-negara Eropa yang mengatakan kepada calon-calon militan agar melakukan serangan di negeri sendiri.

“Mereka berkata: ‘Kalian tidak perlu pergi ke Suriah dan Iraq untuk bertempur. Kalian dalam melakukan jihad di rumah sendiri’,” kata Maassen kepada DPA. “Dengan demikian, banyak dari mereka yang sudah mempersiapkan kopernya untuk berangkat ke daerah-daerah jihad itu, justru memutuskan untuk tetap tinggal di negaranya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakernas III, Ormas Hidayatullah Teguhkan Sinergi dengan Pemerintah dan Umat
Tulisan selanjutnya MUI Segera Keluarkan Fatwa Syiah 2018

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?