Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Miskin PNG Impor 40 Mobil Maserati untuk APEC

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 15:43 3:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 15:43
Bagikan
Mobil-mobil mewah di Bandara Port Moresby
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Papua New Guinea (PNG) mendapat sorotan tajam berkaitan dengan impor 40 mobil mewah Maserati dari Italia, yang katanya akan dipergunakan dalam konferensi tingkat tinggi Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC).

Sedan-sedan Quattroporte itu, yang masing-masing berharga lebih dari $100.000, akan dipergunakan oleh para pemimpin negara asing, lapor BBC Jumat (12/10/2018).

Menteri Apec Justin Tkatchenko mengatakan bahwa mobil-mobil itu, yang dapat melaju hingga 240 km/jam, sesuai standar kendaraan yang biasa dipakai dalam KTT APEC.

Baca: Papua New Guinea akan Blokir Facebook

Foto-foto yang menunjukkan kedatangan puluhan mobil mewah di Bandara Port Moresby dengan pesawat sewaan itu disebarkan meluas lewat media sosial. Hal tersebut memicu kekhawatiran rakyat atas uang pembayar pajak yang dihambur-hamburkan oleh pemerintah untuk membeli mobil mewah.

Fasilitas jalan raya di negara yang berbatasan langsung dengan wilayah Indonesia di Papua itu tergolong jelek, kendaraan hanya dapat dipacu paling cepat 80 km/jam. Sedangkan jalan-jalan lainnya merupakan jalan di pegunungan yang berkelak-kelok dan naik-turun, yang sering kali membutuhkan kendaraan 4wd untuk melewatinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tkatchenko kepada koran Australia mengatakan bahwa sebagian dari uang pembelian mobil-mobil mewah itu sudah dibayarkan oleh pemerintah. Dia tidak mengungkap berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan pemerintah, dan siapa yang akan membeli mobil-mobil mewah itu usai KTT APEC.

PM Peter O’Neill bersikukuh negaranya tidak akan “kehabisan duit” dengan pembelian tersebut.

Baca: “No APEC, No War, No Bush!”

PNG adalah salah satu negara anggota APEC yang paling miskin, di mana 40% penduduknya hanya memiliki pendapatan kurang dari 1USD setiap hari, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Dan semua ini dilakukan ketika penyakit menular seperti polio, TB dan malaria kembali mewabah di negeri ini, gaji guru-guru sekolah belum dibayar dan 8 juta rakyat terancam masuk jurang kemiskinan,” protes Keith Jakson, seorang blogger soal isu-isu seputar PNG, ketika diwawancarai BBC.

Sebelumnya pada tahun 2015, pabrikan mobil mewah BMW mensponsori lebih dari 200 kendaraan untuk dipakai dalam KTT APEC di Filipina. Usai KTT, kendaraan tersebut dijual ke publik.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:APECAsia-Pasific Economic CooperationMaseratimobilNegara MiskinPapua New GuineaPNG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Bandara di India Diperintahkan Tak Banyak Senyum
Tulisan selanjutnya Ruang Kerja Politisi Gerindra DPR RI Ditembak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?