Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Empat Negara Eropa yang Paling Banyak Gunakan Pestisida

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2018 18:30 6:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Oktober 2018 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Spanyol, Prancis, Italia dan Jerman adalah negara yang diketahui paling banyak menggunakan pestisida di Uni Eropa.

Keempat negara itu, yang mencakup hampir setengah pasar produk pertanian Uni Eropa, diketahui merupakan pembeli 79% pestisida yang dijual pada tahun 2016, menurut data yang dirilis oleh badan statistik Eurostat hari Senin (15/10/2018) seperti dilansir Euronews.

Temuan itu menimbulkan kekhawatiran akan dampak pestisida yang digunakan terhadap kesehatan penduduk negara-negara anggota Uni Eropa.

Spanyol merupakan negara yang terbanyak mengkonsumsi pestisida yang digunakan untuk melindungi tanaman pertaniannya dari insek dan organisme lain yang dapat merusak atau mematikan tanamannya.

Fungisida dan bakterisida merupakan pestisida yang paling tinggi penjualannya di Spanyol, yaitu mencapai 38,9 ribu ton. Di Italia produk pembasmi hama itu penjualannya mencapai 37 ribu ton dan di Prancis 31,9 ribu ton.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Jerman insektisida dan akarasida, yang digunakan untuk membunuh hama jenis kutu, merupakan pestisida yang paling banyak terjual, yaitu mencapai 15,453 ton.

Para peneliti sudah menemukan adanya hubungan antara paparan pestisida dalam jangka waktu lama dengan kanker, gangguan saraf dan kemandulan.

Para petani, orang-orang yang tinggal dekat lahan pertanian, wanita hamil dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap pestisida.

Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang penggunaan bahan kimia yang dirilis tahun lalu menyebutkan bahwa penggunaan berlebihan pestisida juga dapat mencemari tanah dan sumber-sumber air, mengurangi kadar nutrisi pada tanaman pangan, serta membunuh predator hama alami.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diculik 10 Hari Miliarder Afrika Mohammed Dewji Bebas
Tulisan selanjutnya Aa Gym Resmikan Rumah Tangguh Lombok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?