Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

11.785 Ranjau Darat yang Ditanam Pemberontak Syiah al Houthi Dibersihkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2018 14:18 2:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2018 14:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Proyek Kemanusian untuk Pembersihan Ranjau Darat di Yaman yang diluncurkan Raja Salman (MASAM) bulan ini telah menghapus 77 ranjau anti-personil, 3.116 ranjau anti-kendaraan, 1.817 alat peledak, dan 146 persenjataan perang yang tidak diledakkan, dengan total 5.156 ranjau.

Jumlah total jumlah ranjau, yang ditanam milisi pemberontak Syiah al Houthi (Hutsi) yang didukung Iran, telah dihapus sejak awal proyek dimulai menjadi 11.785 buah.

Ranjau biasanya ditanam oleh milisi Syiah al Houthi di sekolah dan rumah dan disamarkan dalam berbagai bentuk dan warna, kutip Arabnews.

Baca: Kejamnya Militer Myanmar, Pasang Ranjau Darat untuk Warga Rohingya 

Hal ini menjadi sarana pemberontak Houthi untuk menargetkan sejumlah besar anak-anak, wanita dan orangtua, yang mengakibatkan kematian, luka serius atau amputasi.

Proyek Raja Salman ini diluncurkan pada pertengahan tahun ini untuk menghapus ranjau mulai dari ranjau anti-personil ke alat peledak lain dan persenjataan perang yang tidak meledak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Saudi Tunjukkan Bukti Rudal Balistik Pemberontak Syiah Houthi Berasal dari Iran 

1 Juta Ranjau

Proyek MASAM adalah bagian dari inisiatif 40 juta USD yang diluncurkan oleh Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman. Proyek ini bertujuan untuk menghilangkan ranjau yang ditinggalkan oleh milisi Houthi dalam 12 bulan terakhir dan termasuk melatih 400 ahli.

Sekitar satu juta ranjau telah ditanam oleh milisi pemberontah al Houthi di Yaman selama tiga tahun terakhir, yang ikut merenggut kehidupan lebih dari 1.000 warga sipil.

Laporan mengatakan bahwa Yaman telah menjadi salah satu medan perang ranjau darat terbesar di dunia sejak Perang Dunia Kedua. Banyaknya ranjau darat terus menjadi ancaman bagi kehidupan warga sipil Yaman, karena milisi Syiah al Houthi meletakkan ranjau darat secara acak di daerah-daerah yang dibebaskan dan dekat daerah pemukiman, yang dilarang secara internasional

Mereka menanam ranjau di daerah pemukiman padat, jalan dan pertanian di daerah yang dibebaskan, mengancam warga sipil yang berada di luar medan perang.

Baca: Myanmar Perketat Pengungsi Rohingya dengan Pagar Berduri dan Ranjau

Human Rights Watch (HRW) mengatakan pada Juni bahwa ranjau darat di Yaman menghalangi akses bantuan dan menjebak orang.

“Pasukan Houthi telah berulang kali menempatkan ranjau anti-personil, anti-kendaraan dan improvisasi saat mereka mundur dari daerah di Aden, Taiz, Marib dan, baru-baru ini, di sepanjang pantai barat Yaman,” kata HRW.

Ranjau darat “akan menimbulkan ancaman bagi warga sipil lama setelah konflik berakhir,” katanya memperingatkan.

Pada bulan Juli, Institut Washington mengatakan pemberontak Houthi menggunakan ranjau “pada tingkat yang sangat tinggi.”

Lembaga Pengawas Ranjau Darat  mencatat lebih dari 2.100 korban ranjau darat di Yaman pada tahun 2016.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HouthiHRWHuman Rights WatchHutsiMASAMpemberontakProyek KemanusianranjauRanjau DaratSalmansyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bendera ‘Israel’ Berkibar dalam Pertandingan Judo Abu Dhabi
Tulisan selanjutnya Azhari Terpilih Sebagai Koordinator KWPSI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?