Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebelas Anak Vietnam Ditemukan Dalam Lori di Newhaven Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 November 2018 06:43 6:43 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 November 2018 06:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua puluh satu orang, termasuk anak-anak paling kecil berusia 12 tahun, ditemukan di dalam sebuah truk lori berpendingin udara yang memasuki wilayah Inggris.

Sekelompok orang itu, yang diduga berasal dari Vietnam, disembunyikan di antara minuman bersoda di pelabuhan Newhaven di Sussex, Inggris hari Kamis (8/11/2018).

Penjelasan rinci perihal operasi yang dilakukan oleh petugas perbatasan Border Force baru saja diungkap, tetapi investigasi kriminal sudah berjalan, lapor BBC.

Seorang pria Rumania, yang diyakini sebagai sopir lori, dijerat dengan tuduhan membantu orang masuk ke wilayah Inggris secara ilegal.

Awalnya dilaporkan bahwa 15 anak ditemukan di dalam lori, tetapi angka itu kemudian diralat oleh Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang jubir mengatakan bahwa sekelompok pendatang ilegal itu terdiri dari 17 orang yang mengaku berusia antara 12 dan 17 tahun yang memperkenalkan diri mereka sebagai “orang Vietnam”.

Sebanyak 11 orang kemudian dikonfrimasi sebagai anak-anak di bawah umur. Mereka diserahkan ke petugas dinas sosial,” kata jubir itu.

Seorang jubir dari East Sussex County Council mengatakan “pemeriksaan usia sudah dilakukan … dan disimpulkan bahwa ternyata lima orang adalah dewasa berusia di atas 18 tahun.”

Jubir itu mengatakan anak-anak dititipkan ke pengasuh atau panti. Anak-anak tersebut tidak ada yang membutuhkan perawatan kesehatan.

Satu dari anak-anak itu melarikan diri dari tempat penampungan yang disediakan pemerintah setempat.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan orang-orang dewasa, lima laki-laki dan lima perempuan, ditanyai oleh petugas keimigrasian. Seorang laki-laki berusia 18 tahun dan seorang wanita berusia 27 tahun sudah dikeluarkan dari wilayah Inggris. Delapan orang dewasa lainya, berusia antara 21 dan 28 tahun, sudah diberitahu bahwa mereka harus membuat laporan rutin ke Kantor Kemendagri selama kasusnya sedang ditangani. Seorang pria bernama Andrut Duma, 29, sudah dihadapkan ke pengadilan rendah hari Sabtu (3/11/2018) dengan tuduhan melakukan pelanggaran keimigrasian dan sekarang dijebloskan ke dalam tahanan sambil menunggu proses sidang selanjutnya di Lewes Crown Court pada 26 November.

Lori pembawa migran ilegal itu dihentikan petugas Inggris setibanya dari Dieppe, Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelar Perkawinan Homoseksual 10 Orang Ditangkap Polisi Tanzania
Tulisan selanjutnya AILA Ajak PERSISTRI Kawal Kebijakan terkait Anak Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?