Hidayatullah.com– Pengumuman pengunduran diri Muhammad V dari tahta kerajaan Malaysia mengagetkan berbagai kalangan di Malaysia. Banyak orang memberikan komentarnya lewat media sosial, termasuk mantan Perdana Menteri Najib Razak dan putri eks Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Izzah.
Dilansir MalayMail hari Senin (07/01/2019), lewat laman Facebook-nya Najib Razak menyampaikan tribut dan apresiasi tertingginya kepada Sultan Muhammad V atas baktinya sebagai Yang Dipertuan Agong Ke-15.
“Kami rakyat Malaysia berdoa untuk kesehatannya dan semoga dia dilindungi Allah. Semoga Raja panjang umur!” kata Najib Razak, yang saat ini sedang terjerat kasus korupsi.
Sementara itu, anggota parlemen Pematang Pauh Nurul Izzah Anwar mengucapkan terima kasih kepada Sultan Muhammad V yang telah memberikan pengampunan penuh kepada ayahnya, Datuk Seri Anwar Ibrahim. Bekas anak didik politik Mahathir Mohamad itu bertahun-tahun bolak-balik masuk penjara dengan sejumlah dakwaan –yang diyakini sebagian kalangan bermotif politik, sebelum akhirnya mendapat pengampunan penuh dari Sultan Muhammad V.
“Semoga di Malaysia tidak lagi ada tahanan politik,” ujar Nurul Izzah lewat Twitter seperti dikutip MalayMail.
Seorang warganet bernama Shahril Aziz mengingat gurauan yang diutarakan Sultan Muhammad V ketika membuka sidang perdana parlemen Juli 2018, yang menjadi viral di dunia maya.
“Ahli yang Berhormat, sila duduk dan jangan lari,” kata Muhammad V ketika itu sambil tersenyum, yang disambut gelak tawa para wakil rakyat.
Tidak sedikit warganet yang mengutarakan rasa terkejut dan kesedihannya. Namun, bagaimana pun mereka mendoakan Muhammad V agar senantiasa dilindungi Allah.
Sultan Muhammad V dilahirkan di Istana Batu, Kota Baru, Kelantan, pada 6 Oktober 1969. Dia menaiki tahta Kelantan menggantikan ayahnya pada 13 September 2010.
Selama menjabat raja Kelantan, dia sering mengunjungi perkampungan di setiap distrik agar lebih dekat dengan rakyat, terutama ketika bagian pantai timur Kelantan terkena bencana banjir. Dia dikenal sebagai pribadi yang ramah dan pandai bergaul, spontan, dan tidak jarang berkelakar.
Sultan Muhammad V diambil sumpahnya sebagai Yang Dipertuan Agong XV pada 13 Desember 2016, dan resmi menyandang status raja Malaysia pada 24 April 2017.
Sejak Malaysia merdeka lebih dari 60 tahun silam, baru kali ini ada Raja yang mengundurkan diri.*