Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nissan-Mitsubishi: Carlos Ghosn Terima Bayaran Tak Sah €7,8 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2019 16:55 4:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Januari 2019 16:55
Bagikan
Carlos Ghosn.
Bagikan

Hidayatullah.com—Nissan dan Mitsubishi mengatakan bahwa Carlos Ghosn menerima “bayaran tidak sah” berjumlah total €7,8 Juta ($8,9 juta) dari sebuah perusahaan joint venture perusahaan-perusahaan pembuat mobil.

Klaim itu menyusul investigasi gabungan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut atas pelanggaran yang dilakukan oleh Ghosn.

Ghosn, mantan chairman Nissan dan Mitsubishi, ditahan sejak bulan November 2018 di Jepang dengan tuduhan melakukan tindak pidana finansial. Kedua perusahaan itu memecatnya setelah penangkapan. Dia membantah melakukan kesalahan.

Dalam sebuah pernyataan, Nissan mengatakan Ghosn dibayar oleh sebuah perusahaan joint venture yang berbasis di Belanda, tetapi dia menandatangani kontrak tanpa berkonsultasi dengan dua petinggi perusahaan lainnya yaitu CEO Nissan Hiroto Saikawa dan CEO Mitsubishi Osamu Masuko.

Dalam pernyataan itu dikatakan bahwa Ghosn menerima total €7,8 Juta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Nissan memandang bayaran-bayaran yang diterima oleh Ghosn dari perusahaan joint venture itu merupakan akibat dari tindakan yang salah dan kami akan memikirkan cara untuk mendapatkan kembali keseluruhan uang tersebut dari Ghosn,” bunyi pernyataan tersebut seperti dilansir BBC Jumat (18/1/2019).

Pihak berwenang di Jepang menjerat Ghosn dengan pasal pelanggaran finansial dan penyalahgunaan wewenang. Pria berusia 64 tahun itu dituduh tidak melaporkan sebagian pendapatannya selama 8 tahun dan mengalihkan sementara kerugian investasi pribadi ke Nissan.

Penahanannya yang cukup lama di Jepang tanpa ada persidangan menyulut kritik dan memicu kecurigaan adanya permainan kekuasaan antara kedua pabrikan mobil Jepang itu dengan Renault, perusahaan otomotif asal Prancis.

Eksekutif kelahiran Brazil itu adalah arsitek aliansi Renault-Nissan dan menyelamatkan Nissan dari keterpurukan, serta membawa Mitsubishi masuk ke dalam bisnis mereka pada 2016.

Renault, yang 15% sahamnya dimiliki oleh pemerintah Prancis, mempertahankan Ghosn sebagai chairman dan CEO bahkan setelah dia ditahan pada bulan November tahun lalu. Namun, ada spekulasi Ghosn pada akhirnya akan diganti.

Renault dipandang sebagai mitra dominan karena menguasai 43% kepemilikan Nissan, meskipun menjual lebih sedikit kendaraan. Kepemilikan Nissan di Renault hanya 15%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemilu dan ‘Strategi Bertahan’ Prabowo
Tulisan selanjutnya Seabad Perjuangan Kebebasan Bangsamoro

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?