Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Jihadis’ Prancis Silahkan Pilih, Pulang Dipenjara atau Mati di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2019 19:10 7:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2019 19:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah sebelumnya menolak repatriasi eks militan Timur Tengah, sekarang pemerintah Prancis dikabarkan bersedia menerima kepulangan mereka, dengan konsekuensi orang-orang itu harus menjalani proses hukum dan dibui. Seorang wanita Prancis kepada stasiun TV France 24, Selasa (29/1/2019), menceritakan perihal pilihan yang dihadapi para ‘jihadis’ dan keluarganya di Suriah.

Mathilde, nama wanita itu, pergi ke Suriah empat tahun silam meninggalkan kampung halamannya di Tours, Prancis.

Dia mengatakan bahwa sekarang ‘jihadis-jihadis’ asal Prancis dapat memilih antara angkat kaki dari Suriah kembali ke Prancis dan dijebloskan ke penjara atau tetap tinggal di Suriah dan mati di sana.

Mathilde mengatakan bahwa suaminya memilih untuk tetap tinggal di Suriah, sementara dia memilih pulang ke Prancis dan dipenjara.

Wanita itu mengaku ingin kembali ke Prancis sejak lama, tetapi tidak dapat melakukannya karena dia tidak memiliki uang dan tidak ada orang atau kontak yang dapat membantunya pulang ke negeri asalnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengakui bahwa hidup di Suriah tidak seperti yang diharapkannya. Meskipun demikian, dia mengatakan bahwa dirinya selalu mendapatkan perlakuan baik dan tidak pernah mengalami kekerasan selama di Suriah.

Mathilde disidang secara in absentia dan divonis 10 tahun penjara.

Presiden Amerika Serikat bulan Desember lalu mengumumkan bahwa pasukannya akan ditarik dari Suriah. Keputusan Presiden Trump itu mempengaruhi kebijakan yang diambil negara sekutu-sekutu AS dan lainnya.

Sejauh ini hanya Amerika Serikat, Rusia, Libanon, Sudan dan Indonesia yang setuju untuk merepatriasi para ‘jihadis’ warga negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seratusan Orang Mati, Para Pencuri BBM Meksiko Tidak Kapok
Tulisan selanjutnya Wantim MUI: Pilih Calon Pemimpin yang Perjuangkan Islam dan Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?