Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Bayar Sandwich yang Dibelinya, Anggota Parlemen Slovenia Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2019 18:05 6:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2019 18:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang anggota parlemen Slovenia hari Kamis (14/2/2019) mengundurkan diri setelah terungkap bahwa dia pernah tidak membayar sandwich yang dibelinya di kota Ljubljana.

“Saya telah melakukan kesalahan,” kata Darij Krajcic kepada Euronews, seraya menambahkan bahwa dia menetapkan standar kejujuran yang sangat tinggi terhadap dirinya sendiri.

Anggota parlemen berusia 54 tahun itu sedang terlibat dalam perdebatan di parlemen soal skandal daging Polandia tak lama sebelum insiden itu merenggut jabatannya. Fokus perdebatan di parlemen adalah soal kelemahan sistem kontrol kualitas dan pengawasan.

Pada suatu waktu, anggota parlemen itu merasa lapar dan bergegas ke luar untuk membeli roti sandwich di kedai terdekat. Dia terburu-buru untuk kembali ke tempat kerjanya sementara semua kasir tidak ada di tempat dan para pegawai toko sibuk ngobrol sendiri dengan sesama teman kerjanya.

Teringat dengan isu yang sedang diperdebatkannya di parlemen, Krajcic memutuskan untuk menguji sistem pengawasan di toko itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya lantas pergi meninggalkan toko dengan membawa sandwich itu, berjalan pelan-pelan, sangat pelan,” kata Krajcic. Tidak ada orang yang memperhatikan tindakannya itu meskipun di sana ada kamera CCTV.

Kembali ke gedung parlemen, Krajcic menjelaskan kepada sesama rekan kerjanya bahwa tidak ada sistem pengawasan yang sempurna dan dia menggunakan apa yang dilakukannya di toko sandwich untuk menjelaskan maksud perkataannya tersebut.

Pada hari yang sama Krajcic kembali ke toko itu dan membayar sandwichnya, tetapi sudah terlanjur karena partai politik yang menaunginya –yang sekarang sedang berkuasa di Slovenia– menganggap tindakannya itu tidak dapat diterima.

Krajcic kemudian mengumumkan pengunduran dirinya.

Ketika ditanya apakah dia dipaksa untuk meletakkan jabatan, Krajcic dengan tegas mengatakan itu merupakan keputusan pribadinya.

“Saya tidak akan melakukannya, jika saya bisa membalikkan waktu,” katanya soal “pencurian sandwich” yang dilakukannya itu.

Pengunduran diri Krajcic iu mengundang reaksi beragam dari warganet. Banyak yang memuji etika yang dijunjung Krajcic, sementara lainnya mengkritik reaksi yang berlebihan terhadap tindakan yang dilakukan Krajcic.

“Ini mungkin sandwich yang paling mahal yang pernah Krajcic beli dan bayar sepanjang hidupnya,” kata filsuf Boris Vezjak dalam tulisan di blognya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Jepang Nominasikan Trump sebagai Penerima Nobel atas Permintaan Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Hari Pertama Beroperasi Kereta Cepat Kebanggaan India Mogok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

Berita
2 Juli 2026 19:40
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?