Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tindakan Diskriminasi Polisi India terhadap Umat Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2019 16:05 4:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2019 16:05
Bagikan
Polisi India berkumpul di luar kantor polisi menyusul laporan kekerasan massa di desa Chingravati di Bulandhahr (AFP File Photo)
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepolisian India sering terlibat dalam pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok main hakim sendiri, organisasi pengawas HAM Human Rights Watch mengatakan pada Selasa, mendesak pihak berwenang mengambil tindakan yang lebih keras untuk menghentikan tindakan yang telah memakan banyak korban terbunuh.

Mayoritas rakyat India menganggap sapi merupakan hewan suci dan penyembelihannya dilarang di sebagian wilayah negara itu.

Pembunuh sapi – sebutan orang Hindu kepada mereka yang menjagal sapi – menjadi masalah di negara India yang sekuler. Orang-orang yang dituduh menjagal atau memperdagangkan sapi semakin menjadi target serangan main hakim sendiri sejak pemerintahan nasionalis Hindu berkuasa pada tahun 2014.

Dalam laporan setebal 104 Human Rights Watch, dikatakan jumlah serangan oleh kelompok perlindungan sapi terhadap umat Muslim, kaum Dalit yang berkasta rendah dan kelompok minoritas lain telah meningkat dengan tajam sejak Perdana Menteri Narendra Modi dari Partai Bharatiya Janata (BPJ) berkuasa pada tahun 2014.

Baca: PM India Kritik Kelompok Warga Pelindung Sapi 

Antara Mei 2015 dan Desember 2018, setidaknya 44 orang terbunuh, organisasi HAM itu mengatakan dalam laporannya. Tiga puluh enam dari mereka Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan juga mengatakan polisi seringkali menunda penuntutan terhadap penyerang dan beberapa politisi BJP bahkan secara terbuka membenarkan serangan-serangan tersebut.

“Seruan untuk melindungi sapi mungkin telah dimulai sebagai cara untuk menarik suara Hindu, namun telah berubah menjadi tiket bebas bagi massa untuk menyerang dan membunuh anggota kelompok minoritas,” kata Meenakshi Ganguly, Direktur Human Rights Watch untuk Asia Selatan dikutip Daily Sabah.

“Pihak berwenang India harus berhenti mendorong atau membenarkan serangan-serangan ini, menyalahkan korban, atau melindungi para pelaku kejahatan,” tambahnya.

Laporan tersebut mencantumkan 11 kasus pembunuhan secara detail. Di hampir semua kasus, polisi pada awalnya menghentikan penyelidikan, mengabaikan prosedur, bahkan dalam beberapa kasus mereka terlibat dalam pembunuhan dan menutup-nutupinya.

Baca:   Pembunuhan Muslim yang Dituduh Makan Daging Sapi oleh Warga Hindu Telah Direncanakan

Dalam sebuah kasus “keterlibatan langsung” yang melibatkan pembunuhan seorang pria Muslim oleh massa, polisi mengisi dokumen kasus itu sebagai kematian karena “kecelakaan motor.”

“Kepolisian menghadapi tekanan politik untuk bersimpati dengan para pelindung sapi dan melakukan sedikit penyelidikan dan membiarkan mereka bebas,” seorang pensiunan polisi mengatakan pada HRW. “Para pelaku kejahatan mendapatkan perlindungan politik dan bantuan.”

“Daripada melakukan penyelidikan menyeluruh dan menangkap para tersangka, kepolisian malah mengajukan pengaduan terhadap para korban, keluarga mereka, dan saksi mata di bawah hukum yang melarang penjagalan sapi,” laporan itu mengatakan.

Kelompok-kelompok HAM mendesak pemerintah untuk mencegah dan mengadili kekerasan massa oleh kelompok main hakim sendiri.

“Pihak berwenang harus memastikan penyelidikan yang tepat untuk mengidentifikasi dan mengadili para penyerang terlepas dari hubungan politik mereka dan memulai kampanye publik untuk mengakhiri kekerasan terhadap Muslim, Dalit dan minoritas lain,” dalam pernyataan HRW. */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DalitHinduIndiaMuslimsapi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Diam-Diam Temui Menlu Maroko
Tulisan selanjutnya Libanon Ungkap Detail Penangkapan Agen Mossad dalam Upaya Pembunuhan yang Gagal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Berita
30 Juni 2026 16:35
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Terbaru

  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?