Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM India Kritik Kelompok Warga Pelindung Sapi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2016 15:49 3:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Agustus 2016 15:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri India Narendra Modi mengkritik warga masyarakat yang main hakim sendiri yang mengklaim sebagai pelindung sapi, hewan yang dianggap suci dan sakral oleh penganut Hindu.

Modi, seorang nasionalis Hindu, mengatakan orang-orang semacam itu membuatnya “marah”, dan aksi serangan apapun yang dilakukan oleh kelompok warga tersebut harus diselidiki.

Sebelum ini, Modi dihujani kritik karena tidak mengeluarkan komentar apapun tentang pencambukan yang dilakukan terhadap 4 pria Dalit (kasta terendah) oleh kelompok warga yang mengaku sebagai pelindung hewan sapi.

Kelompok warga yang main hakim sendiri itu menuding keempat Dalit itu melukai seekor sapi.

Para korban mengatakan mereka hanya menguliti bangkai sapi, yang mana itu merupakan tradisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain itu pada bulan Juli, dua wanita Muslim dipukuli oleh kelompok warga Hindu yang main hakim sendiri, dengan alasan korban membawa daging sapi.

  • Hanya Karena Berutang 2.950 Rupiah, Suami-Istri Kasta Terendah di India Dibunuh

Penduduk India diperkirakan mencapai 1,2 miliar jiwa, dengan mayoritas adalah warga penganut Hindu. Meskipun demikian di negara itu hidup pula warga penganut Islam, Kristen dan Buddha yang jumlahnya tidak sedikit.

Berbicara hari Sabtu (6/8/2016) di ibukota Delhi, Modi mengatakan dia akan meminta supaya pemerintah negara-negara bagian di India menyelidiki kasus-kasus serangan yang dilakukan oleh warga masyarakat yang main hakim sendiri (vigilante).

Modi meyakini, 70-80% dari serangan itu melibatkan orang-orang yang menyebut diri mereka sebagai kelompok pelindung hewan sapi.

Para pengamat meyakini selama ini PM Modi mendiamkan masalah vigilante pelindung sapi itu karena berkaitan dengan suara konstituen pendukung partai politiknya. Sebagaimana diketahui partai pemerintah Bharatiya Janata mendapatkan tekanan kuat dari kelompok Hindu garis keras untuk lebih melindungi hewan sapi.

Tahun lalu, ketika seorang Muslim dibunuh oleh kelompok warga Hindu yang menuduhnya menyimpan dan mengkonsumsi daging sapi, PM Modi juga diam tidak bersuara sampai kasus itu berlalu sekitar 2 pekan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Janji Tembak Mati Pengedar Narkoba, Presiden Filipina Ungkap Pejabat Pemerintah, Militer, Hakim yang Terlibat
Tulisan selanjutnya Buta, Tapi Melakukan Ribath dari Maghrib Hingga Shubuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?