Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Khan: Militan Tak Akan Dibiarkan Melakukan Serangan dari Pakistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2019 20:20 8:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Maret 2019 05:30
Bagikan
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Imran Khan hari Jumat (8/3/2019) mengatakan bahwa tak ada kelompok militan yang akan dibiarkan beroperasi dari wilayah Pakistan untuk melakukan serangan di luar negeri. Hal itu dikemukakannya beberapa hari setelah pemerintah mengumumkan akan menindak keras organisasi-organisasi militan Islam.

Hari Senin (4/3/2019), Pakistan mengumumkan tindakan tegas diambil terhadap kelompok-kelompok militan dan pada hari Kamis (7/3/2019) sebanyak 182 madrasah yang dikelola oleh kelompok-kelompok terlarang disita dan lebih dari 120 orang ditangkap.

“Pemerintahan ini tidak akan membiarkan tanah Pakistan digunakan untuk melakukan terorisme di luar negeri,” kata PM Khan dalam pidatonya di hadapan khalayak ramai di bagian selatan Pakistan.

“Dengan izin Allah, anda akan melihat kemunculan era baru,” ujarnya kepada rakyat seperti dilansir Reuters.

Pemerintah Pakistan sebelumnya juga pernah membuat pernyataan sejenis yang berjanji akan menghentikan serangan militan Pakistan, seperti yang tampak pada awal tahun 2002, setelah serangan atas gedung parlemen India oleh militan asal Pakistan menyebabkan kedua negara nyaris saling serang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi menurut pemerintah India, setelah Pakistan menindak tegas kelompok-kelompok bersenjata selang beberapa waktu kemudian mereka selalu beraksi kembali. Oleh karena itu pemerintah Delhi menyebut tindakan Pakistan itu sekedar kosmetik belaka.

PM Khan mengatakan pemerintahan Pakistan yang dipimpinnya sekarang benar-benar ingin membina perdamaian dan hubungan baik dan stabil dengan India.

“Kami tidak akan membiarkan kelompok militan manapun bergerak di negara kami sekarang,” ujarnya.

Para pejabat Pakistan mengatakan kebijakan keras pemerintah dalam menghadapi kelompok militan ini sudah sejak lama direncanakan dan bukan karena ada kemarahan India.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Bouteflika Ada di Swiss, Ratusan Orang Ditangkap Menuntut Perubahan Rezim
Tulisan selanjutnya Bradley Manning Dipenjara karena Menolak Bersaksi dalam Kasus WikiLeaks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?