Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fantastis! Pagar Kawat Ayam Antiteroris di Kenya Panjang 10 Km Biayanya $35 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2019 18:20 6:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2019 06:18
Bagikan
Pagar kawat ayam di perbatasan Kenya dengan Somalia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil-wakil rakyat di parlemen Kenya mempertanyakan bagaimana mungkin pagar kawat ayam sepanjang 10 kilometer di perbatasan dengan Somalia bisa menelan biaya $35 juta.

Pemerintah Kenya aslinya berjanji akan membangun tembok perbatasan 700 kilometer di sepanjang perbatasan dengan negara tetangga Somalia. Namun, “tembok” yang dimaksudkan untuk menghalau militan Al-Shabab menyeberang masuk ke wilayah Kenya tersebut entah bagaimana terwujud hanya berupa pagar dari kawat ayam dan itu pun hanya sepanjang 10 kilometer.

Parlemen Kenya sekarang menghentikan sementara pembangunan pagar pembatas itu, dan menuntut dilakukannya investigasi terhadap proyek tersebut, lapor BBC Jumat (15/3/2019).

Ketika proyek itu pertama kali diumumkan pada tahun 2014, pemerintah mengatakan akan membangun dinding pembatas sepanjang 708 km yang terdiri dari tembok beton, pagar, parit, serta menara pengawas yang dilengkapi kamera pengintai.

Berdasarkan rencana itu, dinding dimaksud akan membentang dari Samudera Hindia terus ke daerah perbatasan di Mandera, di mana wilayah Kenya dan Somalia bertemu dengan wilayah Ethiopia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ide dinding pembatas itu, kata para menteri kala itu, diharapkan dapat menangkal penyelundupan dan imigrasi ilegal, dan yang paling penting mencegah militan Al-Shabab menyeberang memasuki wilayah Kenya. Sebagaimana diketahui, Kenya berkali-kali mengalami serangan oleh militan asal Somalia tersebut.

Pembangunan pembatas itu dimulai setahun kemudian, pada 2015.

Empat tahun kemudian pemandangan yang tampak sungguh sangat mengejutkan. “Dinding” pembatas yang direncanakan tersebut nyatanya hanya berwujud pagar kawat ayam yang dilengkapi dengan kawat berduri di atasnya. Tidak hanya itu, pagar tersebut bukannya membentang sepanjang 700 kilometer, melainkan hanya 10 kilometer.

Biaya yang dikeluarkan pun sangat fantastis, yaitu 3,4 miliar shilling atau sekitar $35.000.000 atau 499,3 miliar rupiah. Artinya, biaya satu kilometer pagar terbuat dari kawat ayam ditambah kawat berduri itu sekiatr $3 juta atau 42,8 miliar rupiah.

Ironisnya, jumlah $35 juta itu dua klai lipat dari anggaran yang dialokasikan pemerintah Kenya untuk dana cadangan pangan tahun 2019.

Bandingkan pula dengan dana 1 juta dolar yang dialokasikan untuk anggaran kesehatan keseluruhan di Kenya.

Dana $35 juta itu juga tiga kali lebih besar dibanding alokasi anggaran untuk penyediaan perumahan terjangkau.

Parlemen Kenya sekarang memblokir semua dana yang dialokasikan untuk pembangunan pagar pembatas itu dan menuntut pemerintah menjelaskan untuk apa saja uang jutaan dolar itu dipergunakan.

Pendirian pagar tersebut kabarnya diawasi oleh militer Kenya dan rekening yang dipakai untuk penyaluran dana dirahasiakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Desa di Spanyol Ini Menerima Amplop Uang dari Dermawan Misterius
Tulisan selanjutnya Prancis Repatriasi Anak-Anak Anggota ISIS dari Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?