Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangkai 1.100 Lumba-Lumba Termutilasi Terdampar di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 April 2019 21:25 9:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2019 05:30
Bagikan
Sebanyak 1.100 lumba-lumba mati terdampar di pantai Prancis sejak Januari sampai Maret 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com—Bangkai lebih dari 1.100 lumba-lumba terdampar di pesisir Samudera Atlantik wilayah Prancis sejak bulan Januari.

Jumlah kematian massal yang sangat banyak itu mengagetkan kelompok-kelompok peduli binatang di seluruh dunia, yang mengatakan Prancis tidak cukup banyak bertindak untuk melindungi mamalia laut itu.

Tidak jelas mengapa begitu banyak lumba-lumba mati tahun ini, dan mengapa luka yang mereka alami begitu parah. Namun, menurut Willy Daubin dari National Center for Scientific Research lembaga riset di Universitas La Rochelle luka mematikan seperti itu biasanya disebabkan lumba-lumba terperangkap jaring penangkapan ikan berskala industri

“Jumlahnya tidak pernah mencapai setinggi ini … Dalam kurun hanya tiga bulan kita telah mengalahkan rekor tahun lalu –yang naik dari tahun 2017– dan bahkan dulu angka itu merupakan yang tertinggi selama 40 tahun,” kata Daubin seperti dikutip RFI (29/3/2019).

Kabarnya, adalah praktik yang biasa dilakukan para nelayan memotong bagian tubuh lumba-lumba yang terperangkap agar tidak merusak jaring lebih parah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Ekologi Prancis Francois de Rugy telah meluncurkan kampanye nasional guna melindungi lumba-lumba, termasuk dengan melakukan riset lebih banyak terhadap acoustic deterrent devices (ADDs) atau pingers, alat akustik yang bertujuan menghalau ikan sejenis lumba-lumba dan paus dari jaring tetapi suara yang ditimbulkannya menganggu kemampuan navigasi mamalia laut tersebut. ADDs dianggap sebagai alat yang tidak berguna oleh kelompok-kelompok peduli lingkungan hidup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IHATEC: Sertifikat Halal Jadikan UMKM Bersaing Ekspor
Tulisan selanjutnya Presiden Brazil Jair Bolsonaro: “Saya Mencintai Israel”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?