Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bahrain Putuskan Hukuman Mati 19 Aktivis Syiah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2019 16:09 4:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2019 16:15
Bagikan
Warga Syiah menentang Dinasti Al-Khalifa, penguasa Muslim di Bahrain.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan tertinggi  negara teluk Bahrain menguatkan hukuman mati terhadap dua orang aktivis Syiah dan hukuman penjara bagi puluhan orang lainnya dengan tuduhan terlibat teror dan memiliki hubungan ke Iran, lapor media pemerintah.

Pengadilan, pada hari Senin, dalam keputusan bersifat final, juga mencabut 47 dari terdakwa kewarganegaraan Bahrain mereka, pernyataan resmi pemerintah dikutip kantor berita BNA.

Pengadilan menjatuhkan hukuman 37 tahun penjara antara lima dan 15 tahun serta menguatkan hukuman seumur hidup bagi 19 terpidana.

Para terpidana dituduh membentuk “sel teror” yang melakukan sejumlah serangan, menewaskan dua polisi dan melukai sejumlah orang lainnya.

Para terpidana disanksi juga karena menyelundupkan senjata dengan kapal, menjalani pelatihan militer di Irak dan Iran, serta menyerang penjara dan membantu sejumlah tahanan melarikan diri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada kasus terpisah, pengadilan tinggi Bahrain menegakkan hukuman penjara yang panjang atas 19 aktivis Syiah atas tuduhan melakukan aktivitas mata-mata untuk Iran serta berencana menggulingkan rezim, kutip BNA lansir INI-Net.

Pengadilan membenarkan hukuman seumur hidup terhadap 8 terpidana, hukuman penjara 15 tahun untuk sembilan orang dan 10 tahun untuk dua orang lainnya, ditambah kewarganegaraan 15 orang dari mereka dicabut.

Kelompok tersebut dihukum atas tuduhan membocorkan informasi ke Pengawal Revolusi (IRGC) dan Hizbullah serta menerima “dukungan material” dari kedua organisasi tersebut.

Pihak berwenang melakukan tindakan keras atas setiap perbedaan pendapat sejak aksi protes massal di pada tahun 2011 yang menuntut perdana menteri terpilih dan monarki konstitusional di Bahrain lebih demokratis.

Tiga puluh enam dari mereka yang dihukum, termasuk dua yang dijatuhi hukuman mati, ditahan di penjara. Sisanya dijatuhi hukuman in absentia.

Pada 2018, pengadilan Bahrain mengukuhkan hukuman penjara lima tahun terhadap aktivis HAM terkemuka Nabeel Rajab karena kicauannya di Twitter terkiat dugaan adanya penyiksaan di penjara-penjara Bahrain.

Di bulan Januari, negara ini menguatkan hukuman seumur hidup terhadap kepala kelompok oposisi utama Syiah Al-Wefaq, Ali Salman, yang dituduh memata-matai saingannya Qatar.

Negara dengan sebuah pulau strategis dimana Armada Kelima Angkatan Laut AS bermarkas itu, mempunyai populasi Syiah namun diperintah oleh keluarga kerajaan Sunni. Negara ini sudah lama menuduh Iran memicu militansi.

Pada September 2018, Bahrain menjerat 169 orang di hari Selasa yang diduga membentuk “Bahrain Hizbullah“, sebuah kelompok bersenjata lokal berafiliasi Syiah, yang oleh jaksa penuntut dikatakan telah dilatih dan didukung oleh Korp Pengawal Revolusi Iran -cabang militer terbesar di Iran.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahrainiranNegara teluksunnisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RI Bertemu Mesir di PBB Sikapi Serangan ‘Israel’ ke Gaza
Tulisan selanjutnya Namibia Darurat Kekeringan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?