Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahathir: Anwar Ibrahim Pasti akan Menjadi Perdana Menteri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2019 12:43 12:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2019 12:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan kembali bahwa dia sudah berjanji akan mundur dari jabatannya setelah dua tahun dan menyerahkannya kepada Ketua PKR Anwar Ibrahim.

“Itu merupakan kepastian. Tak ada lagi pembicaraan tentang siapa [yang akan menjabat PM] dan apa yang akan dilakukan,” kata Mahathir seperti dikabarkan kantor berita Bernama hari Rabu (8/5/2019).

Mahathir mengatakan siapa saja yang menggambil alih jabatan PM darinya tidak diharuskan mengikuti instruksinya, dan tidak juga mengikuti apa yang telah dilakukannya.

“Dia bebas melakukan apa saja yang menurutnya terbaik sebagai perdana menteri. Saya tidak akan berkata apa-apa setelah itu. Tugas saya adalah mempersiapkan negara ini sebisa mungkin,” kata Mahathir dalam wawancara khusus berkaitan dengan satu tahun pemerintahan koalisi Pakatan Harapan.

Mahathir dulu berseteru sengit dengan Anwar Ibrahim, anak didik politiknya. Di akhir tahun 1990-an, sebagai perdana menteri kabarnya dia tidak terima dengan kritikan dan masukan dari Anwar, sebagai wakil PM, agar Malaysia melakukan reformasi besar-besaran. Masa itu, gema reformasi di Indonesia yang ditandai dengan lengsernya Presiden Suharto membahana hingga ke negeri jiran tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah Anwar mengakhiri jabatannya sebagai wakil PM pada 1998, dia kerap menyuarakan kritikan pedas terhadap pemerintahan koalisi Barisan Nasional pimpinan Mahathir Mohamad. Kicauan Anwar semakin keras dan terus bergema lewat partai politik baru sebagai oposisi yang dibentuknya bersama istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, dan putri sulungnya Nurul Izzah. Tak pelak, Anwar harus keluar-masuk bui dengan beragam tuduhan termasuk sodomi.

Waktu bergulir, kedua tokoh politik itu geram dengan pemerintahan PM Najib Razak, terlebih namanya berada di pusaran kasus mega korupsi 1MDB. Akhirnya keduanya sepakat berkongsi dalam koalisi Pakatan Harapan, melupakan permusuhan mereka, dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Najib Razak secara konstitusional lewat pemilu. “Kami sudah saling meletakkan kapak,” kata Anwar usai koalisi Pakatan Harapan diumumkan.

Salah satu isi perjanjian yang dibuat oleh koalisi itu adalah apabila Pakatan Harapan memenangkan pemilu Mei 2018, Mahathir sebagai pimpinan koalisi dan yang menjadi perdana menteri akan menyerahkan kekuasaannya kepada Anwar Ibrahim dalam waktu dua tahun.

Beberapa waktu lalu, Mahathir sempat mengutarakan keraguaannya bahwa 2 tahun itu tidak cukup, sebab masih banyak yang harus dilakukannya sebagai PM.

Namun, setelah ada suara-suara “protes” dari mitra koalisinya yang memperingatkannya soal perjanjian itu, Mahathir menegaskan dia akan memenuhi janjinya. Dia bahkan menegaskan bahwa dia percaya Anwar sekarang sanggup menjadi perdana menteri yang baik.

Semasa jabatan PM Malaysia dipegang Abdullah Badawi dan Najib Razak, Mahathir –yang pensiun dari jabatan itu pada tahun 2003– tidak jarang berkomentar tentang bagaimana seharusnya keduanya menjalankan pemerintahan. Bukan rahasia lagi di Malaysia ada kabar bahwa keduanya “disetir” Mahathir, termasuk soal pemenjaraan Anwar Ibrahim.

Di Malaysia, sebagian orang menyebut Mahathir yang juga populer dengan sebutan Dr. M itu sebagai “God Father” dan tidak sedikit yang melabelinya diktator.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Semarak Ramadhan di Berbagai Daerah
Tulisan selanjutnya Setelah UBN, Giliran Eggi Sudjana Ditersangkakan Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?