Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Intelijen Barat Meretas Yandex untuk Mengintai Pengguna Internet

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juni 2019 16:30 4:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juni 2019 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para hackers yang bekerja untuk dinas-dinas intelijen negara Barat meretas jaringan perusahaan pencari internet Rusia, Yandex, pada akhir tahun 2018 dan menanamkan malware guna mengintai akun-akun penggunanya. Demikian dikatakan empat orang yang mengetahui hal itu kepada Reuters.

Malware tersebut, bernama Regin, diketahui biasa digunakan oleh intelijen “Five Eyes” –aliansi lembaga mata-mata Amerika Serikat, Inggris, Australia, New Zealand dan Kanada– kata sumber itu.

Dinas intelijen kelima negara tersebut menolak memberikan komentar, lapor Reuters Jumat (28/6/2019).

Peretasan terjadi antara bulan Oktober dan November 2018.

Jubir Yandex, Ilya Grabovsky, mengakui adanya peretasan tersebut kepada Reuters tetapi menolak memberikan keterangan lebih lanjut. Yandex adalah aplikasi pencarian di internet dan sering disebut Google-nya Rusia. Yandex juga beroperasi di Belarusia, Kazakhstan dan Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yandex mengatakan bahwa tim sekuriti sibernya bertindak sigap guna memastikan tidak ada data penggunanya yang dijahili peretas asing.

Yandex meminta perusahaan keamanan siber asal Rusia Kaspersky untuk melihat serangan tersebut. Hasil penelusuran Kaspersky, yang dibeberkan kepada Reuters oleh sumber tersebut, menunjukkan para hackers peretas Yandex berkaitan dengan dinas-dinas intelijen Barat dan mereka menggunakan Regin.

Malware Regin diketahui sebagai alat mata-mata siber yang dipakai intelijen Five Eyes setelah diungkap oleh mantan pekerja dinas intelijen Amerika Serikat Edward Snowden pada tahun 2014.

Sementara itu perusahaan keamanan siber asal Amerika Serikat Symantec mengatakan baru-baru ini menemukan Regin versi baru. Symantec menolak mendiskusikan di mana sampel Regin versi baru itu ditemukan, dengan alasan kerahasiaan klien.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Five Eyesintelijen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya California Larang Diskriminasi Rambut Natural
Tulisan selanjutnya Personel Militer Rombongan G20 Presiden Brazil Kedapatan Bawa Kokain 39 Kilogram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?