Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kehabisan Amunisi Lawan ISIS/ISIL, 2 wanita Kurdi Pilih Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2014 22:42 10:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Oktober 2014 22:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dua wanita yang ikut bergabung dengan pasukan suku Kurdi memilih bunuh diri daripada ditangkap kelompok ISIS/ISIL ketika kehabisan amunisi dalam pertempuran.

Seorang wanita Kurdi yang melakukan serangan bom bunuh diri hari Ahad (5/10/2014) atas kelompok ISIS/ISIL di Kobane, Suriah, adalah seorang ibu dari dua orang anak, lansir koran London The Times Selasa (7/10/2014) dikutip Al-Arabiya.

Dilar Gnecxemis, yang disebut media sebagai Arin Mirkan, berusia 20 tahun dan merupakan salah satu komandan dari pasukan wanita Unit Perlindungan Rakyat (YPG), anak organisasi dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), organisasi yang dicap teroris oleh Amerika Serikat dan Barat dan dinyatakan terlarang di Turki, yang sekarang diminta ikut memerangi kelompok ISIS/ISIL di Iraq dan Suriah.

Mirkan kabarnya kehabisan amunisi ketika terlibat pertempuran langsung dengan ISIS/ISIL di sebuah bukit di luar Kobane, yang juga dikenal dengan nama Ain Al-Arab. Akibat kehabisan peluru, Mirkan akhirnya membawa lari granat lalu meledakkannya ke arah pasukan ISIS/ISIL.

Aksi bom bunuh diri seperti yang dilakukan Mirkan itu tercatat sebagai yang pertama dilakukan oleh seorang prajurit wanita Kurdi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bom bunuh diri Mirkan itu terjadi pada hari yang sama dengan aksi bunuh diri oleh Ceylan Ozalp, wanita berusia 19 tahun yang memilih untuk menembakkan peluru terakhir ke dirinya sendiri daripada ditangkap dan menjadi tawanan ISIS/ISIL.

Ozalp, yang di medan tempur dikenal dengan nama Diren, bulan lalu pernah muncul dalam program berita BBC di mana ketika itu dia mengatakan, “Kami tidak takut apapun … Kami akan bertempur hingga akhir. Kami lebih baik meledakkan diri sendiri daripada ditangkap oleh IS (ISIS/ISIL).”

“Ketika mereka melihat wanita membawa senjata, mereka begitu ketakutan dan mulai gemetaran. Mereka menggambarkan dirinya sebagai pria tangguh kepada dunia. Tetapi ketika mereka melihat kami dan senjata-senjata kami, mereka kabur melarikan diri. Mereka melihat wanita sebagai sesuatu yang sepele. Tetapi satu wanita kami bernilai seratus pria mereka,” kata Ozalp kepada BBC.

Sama seperti Mirkan, Ozalp bunuh diri kerena kehabisan peluru saat bertempur di dekat Kobane.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelar Upacara Adat, 11 Orang Pedalaman Kolombia Meninggal Disambar Petir
Tulisan selanjutnya Romo Beni: Tak ada Kompromi dengan Koalisi Merah Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?