Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Larangan Burkini Prancis Sekelompok Orang Bayar Denda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2019 16:12 4:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2019 16:12
Bagikan
Wanita Muslin dan non-Muslim memprotes larangan burkini di Prancis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok wanita yang berunjuk rasa menentang larangan burkini di Prancis didenda oleh polisi hari Ahad (23/6/2019), setelah berendam di sebuah kolam renang umum di Grenoble dengan mengenakan baju renang kontroversial itu.

Para wanita itu, sepuluh di antaranya mengenakan burkini, memprotes larangan pakaian renang yang menutup seluruh bagian tubuh kecuali wajah serta telapak tangan dan kaki itu. Pengunjuk rasa mengatakan bahwa mereka mendapat dukungan dari orang-orang sesama pengguna kolam renang umum tersebut. Meskipun demikian, setelah meninggalkan kolam, mereka membayar denda kepada kepolisian setempat.

“Kami ingin agar undang-undangnya diubah sehingga kami bebas berenang mengenakan burkini apapun alasannya,” kata seorang demonstran bernama Soumia hari Selasa (25/6/2019) seperti dilansir Euronews.

Demonstrasi itu merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar “Hak-Hak Sipil untuk Wanita Muslim”, yang diluncurkan oleh organisasi peduli hak sipil Alliance Citoyenne tahun lalu.

Soumia, seorang anggota Alliance Citoyenne, berkata,” Kami siap untuk berdialog dengan pemerintah daerah.” Namun, apabila pembicaraan di antara mereka tidak terwujud, maka Soumia dan kawan-kawan mengaku siap akan kembali berunjuk rasa di kolam renang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Burkini menjadi kontroversi setelah pemerintah-pemerintah daerah di Prancis melarang penggunaannya pada tahun 2016. Ketika itu, pihak berwenang lokal yang konservatif berdalih burkini melanggar mandat sekularisme Prancis, sementara banyak yang menyakini larangan itu sesungguhnya untuk menutupi ketidaksukaan Prancis terhadap Islam.

Di media sosial, penghuni dunia maya banyak yang memberikan reaksi positif kepada para demonstran.

Namun, politisi Prancis anggota Parlemen Eropa Florian Philippot lewat Twitter menyatakan aksi protes tersebut sebagai “kudeta” oleh kelompok Islam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BurkiniPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Massa Shalat Ashar Berjamaah, Lalu Dengarkan Sidang MK Lewat Radio
Tulisan selanjutnya komisi yudisial sanksi hakim MK sebut Wajar Presiden Imbau Polri/TNI Sosialisasikan Program Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?