Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

California Larang Diskriminasi Rambut Natural

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juni 2019 16:21 4:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juni 2019 16:21
Bagikan
Rambut "Afro" pelajar putri korban diskriminasi di Amerika.
Bagikan

Hidayatullah.com–California menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang melarang diskriminasi rambut natural.

Undang-undang baru itu, yang diloloskan Senat pada bulan April, mengamandemen UU antidiskriminasi untuk memasukkan “sifat atau ciri khas yang secara historis diasosiasikan dengan ras dan orang kulit hitam.”

UU baru tersebut melarang diskriminasi terhadap gaya rambut orang kulit hitam di sekolah dan tempat kerja.

Parlemen California secara bulat mendukung dengan 69 suara, tanpa penentangan atau abstain satu suara pun, kebijakan itu hari Kamis (27/6/2018), dan mengirimkannya ke Gubernur Gavin Newsom untuk ditandatangani, lansir BBC.

Selama bertahun-tahun di seluruh bagian negara Amerika Serikat bermunculan laporan tentang pelajar kulit hitam yang disuruh pulang dan tidak diperbolehkan ke sekolah karena potongan atau gaya rambut alaminya dengan alasan melanggar aturan cara berpakaian (penampilan) di sekolah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara di tempat kerja, tidak sedikit perusahaan yang menyatakan bahwa gaya rambut tertentu (yang biasa dimiliki wanita dan pria kulit hitam) tidak rapi atau tidak hugienis serta tidak memenuhi penampilan profesional.

Militer Amerika Serikat pada tahun 2017 bahkan melarang prajurit wanitanya mengepang rambutnya seperti gaya khas wanita kulit hitam (Afrika).

Sebelum ini, pemerintah kota New York memberlakukan larangan diskriminasi serupa pada bulan Februari.

Rambut orang kulit hitam selama beratus tahun sejarah Amerika menjadi diatur dan dibatasi sedemikian rupa oleh undang-undang. Di tahun 1700-an di Louisiana, wanita-wanita kulit berwarna baik yang berstatus budak maupun tidak diharuskan menutup rambut mereka dengan kain.

Selama puluhan tahun di AS, wanita kulit hitam menggunakan bahan kimia untuk meluruskan rambutnya. Perawatan rambut dengan bahan kimia itu tidak jarang mengakibatkan kerusakan permanen pada rambut, menyebabkannya rontok atau membuat kulit kepala terbakar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:californiarambut
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vanuatu Tangkap 6 WN China Tersangka Scammer
Tulisan selanjutnya Intelijen Barat Meretas Yandex untuk Mengintai Pengguna Internet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?