Hidayatullah.com—Lockheed Martin Corp memutuskan untuk membatalkan penutupan pabrik helikopter Sikorsky di Coatesville, Pennsylvania, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menekan pimpinan eksekutifnya agar terus melanjutkan operasional pabrik tersebut, kata pihak perusahaan hari Rabu (10/7/2019) lewat Twitter.
“Atas permintaan Presiden Trump, saya meninjau kembali keputusan untuk menutup fasilitas di Coatesville, PA, dan telah memutuskan untuk tetap membukanya sambil kami mencari garapan tambahan,” kata CEO Lockheed Martin Marilyn Hewson seperti dikutip Reuters.
Lewat Twitter Trump menyambut baik keputusan perusahaan pembuat alat-alat perang itu. “Kami sangat bangga dengan Pennsylvania dan orang-orang yang bekerja di sana. Terima kasih Lockheed Martin, salah satu perusahaan AS yang sungguh hebat!”
Perusahaan pembuat jet tempur canggih dan paling mahal F-35 itu sebelumnya mengumumkan akan menutup pabriknya yang berlokasi di Pennsylvania, tempat perakitan akhir helikopter Sikorsky S-92 dan S-76D, dengan alasan dari tahun ke tahun garapannya terus menurun. Pabrik helikopter itu mempekerjakan 465 orang.
“Kami menunggu kerja sama dengan pemerintah dan delegasi Kongres Pennsylvania untuk mencari lebih banyak garapan untuk pabrik ini,” kata pihak perusahaan.
Politisi Partai Republik Pennsylvania senator Patrick Toomey mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengumuman Lockheed Martin itu hanya memberikan kepastian jangka pendek bagi para pekerja yang berdebar-debar menanti kepastian apakah akan kehilangan pekerjaan atau direlokasi akhir tahun ini.
Sejawatnya dari Partai Demokrat, senator Bob Casey, mengaku skeptis dengan pengumuman Lockheed Martin tersebut. Akan tetapi dia mengatakan khawatir sebab tidak ada rencana spesifik untuk mempertahankan operasional pabrik tersebut.
Sementara itu sejak berbulan-bulan silam pabrikan otomotif Amerika, Generals Motors Co, ditekan oleh Presiden Trump perihal nasib pabriknya yang “nganggur” di negara bagian Ohio, sejak diumumkan akan dijual.
Baik Ohio maupun Pennsylvania adalah negara bagian yang sangat penting bagi Trump guna memenangkan pemilihan presiden tahun 2020.*