Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditekan Trump, Lockheed Martin Batal Tutup Pabrik di Pennsylvania

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2019 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2019 07:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lockheed Martin Corp memutuskan untuk membatalkan penutupan pabrik helikopter Sikorsky di Coatesville, Pennsylvania, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menekan pimpinan eksekutifnya agar terus melanjutkan operasional pabrik tersebut, kata pihak perusahaan hari Rabu (10/7/2019) lewat Twitter.

“Atas permintaan Presiden Trump, saya meninjau kembali keputusan untuk menutup fasilitas di Coatesville, PA, dan telah memutuskan untuk tetap membukanya sambil kami mencari garapan tambahan,” kata CEO Lockheed Martin Marilyn Hewson seperti dikutip Reuters.

Lewat Twitter Trump menyambut baik keputusan perusahaan pembuat alat-alat perang itu. “Kami sangat bangga dengan Pennsylvania dan orang-orang yang bekerja di sana. Terima kasih Lockheed Martin, salah satu perusahaan AS yang sungguh hebat!”

Perusahaan pembuat jet tempur canggih dan paling mahal F-35 itu sebelumnya mengumumkan akan menutup pabriknya yang berlokasi di Pennsylvania, tempat perakitan akhir helikopter Sikorsky S-92 dan S-76D, dengan alasan dari tahun ke tahun garapannya terus menurun. Pabrik helikopter itu mempekerjakan 465 orang.

“Kami menunggu kerja sama dengan pemerintah dan delegasi Kongres Pennsylvania untuk mencari lebih banyak garapan untuk pabrik ini,” kata pihak perusahaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Politisi Partai Republik Pennsylvania senator Patrick Toomey mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengumuman Lockheed Martin itu hanya memberikan kepastian jangka pendek bagi para pekerja yang berdebar-debar menanti kepastian apakah akan kehilangan pekerjaan atau direlokasi akhir tahun ini.

Sejawatnya dari Partai Demokrat, senator Bob Casey, mengaku skeptis dengan pengumuman Lockheed Martin tersebut. Akan tetapi dia mengatakan khawatir sebab tidak ada rencana spesifik untuk mempertahankan operasional pabrik tersebut.

Sementara itu sejak berbulan-bulan silam pabrikan otomotif Amerika, Generals Motors Co, ditekan oleh Presiden Trump perihal nasib pabriknya yang “nganggur” di negara bagian Ohio, sejak diumumkan akan dijual.

Baik Ohio maupun Pennsylvania adalah negara bagian yang sangat penting bagi Trump guna memenangkan pemilihan presiden tahun 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Lockheed MartinTrump
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Menolak Perjalanan Tokoh Hamas
Tulisan selanjutnya 62 Daerah Raih Penghargaan karena Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?