Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Meluncurkan Operasi Anti-Teror Claw-2 di Iraq

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Juli 2019 09:06 9:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2019 09:06
Bagikan
[Ilustrasi]] Pasukan Turki.
Bagikan

Hidayatullah.com— Turki meluncurkan Operasi anti-teror Claw-2 di Irak utara tepat pada tanggal 12 Juli 2019, pukul 10 malam (waktu setempat), kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki hari Jumat, dikutip Anadolu Agency.

Turki akan terus menghancurkan tempat perlindungan yang digunakan oleh teroris PKK di daerah baru dengan Operasi Claw-2 (Operasi Cakar-2), kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah tindak lanjut dari Operasi Claw-1 yang berhasil berlangsung di daerah Hakurk yang mengungkapkan informasi baru tentang kegiatan teroris,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Operasi di Hakurk akan terus seperti yang direncanakan oleh angkatan udara dan dengan dukungan jet Turki, helikopter ATAK, drone dan kendaraan militer lapis baja, pernyataan itu menambahkan.

Pada 27 Mei, Turki meluncurkan Operasi Claw untuk yang pertama terhadap PKK di wilayah Hakurk di Irak utara.
Bulan Maret, pasukan keamanan Iraq melancarkan operasi untuk menjamin keamanan di jalan utama di Provinsi Salahudin, Iraq Tengah. Hal itu dilakukan setelah anggota IS/DAESH menewaskan puluhan orang di pos pemeriksaan palsu di daerah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua bulan berikutnya, bulan Mei 2019, Turki meluncurkan operasi militer terhadap Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Irak utara pada Senin. Operation Claw atau Operasi Cakar, ke wilayah Hakurk di sepanjang perbatasan Turki dan Iran, dilakukan pasukan komando dengan dukungan udara dan artileri.

Tujuannya, untuk “menetralisir teroris dan menghancurkan tempat perlindungan mereka,” kata Kementerian Pertahanan Turki, disitat dari Arab News, Kamis, 30 Mei 2019.

Militer Turki juga telah menggelar serangan udara ke wilayah utara Irak lainnya untuk memusnahkan organisasi teroris PKK/KCK/PYD/YPG, menghentikan serangan-serangan teror terhadap masyarakat dan pasukan keamanan serta untuk memastikan keamanan di perbatasan mengacu pada prinsip membela diri di bawah hukum internasional dan pasal 51 Piagam PBB, ungkap Departemen Pertahanan Turki.

Operasi udara tersebut menghantam target-target depot, tempat berlindung, barak, gua, dan terowongan milik para teroris tersebut.

Militan PKK sebagian besar memasuki Turki melalui Hakurk, dan biasanya melancarkan serangan selama musim semi dan musim panas.

Lebih dari 40.000 orang tewas selama pemberontakan kelompok itu selama puluhan tahun terhadap negara Turki. PKK terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KurdistanPasukan TurkiPKKteroris PKKTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kroasia Klaim Pakai Kekerasan Hanya Sedikit untuk Hadapi Pengungsi
Tulisan selanjutnya Lagi! RUU P-KS kembali Ditolak Dua Pekan Berturut-turut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?