Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Situasi Luar Biasa Kuba Perpanjang Masa Jabatan Presiden Raul Castro

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2017 19:33 7:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2017 19:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Majelis Nasional Kuba hari Kamis (211/12/2017) mengumumkan perpanjangan masa jabatan Presiden Raul Casto sampai 18 April 2108.

Keputusan itu diambil karena ada “situasi luar biasa” menyusul Badai Irma yang menerpa negara pulau itu pada September lalu dan menimbulkan kerusakan infrastruktur parah, serta merenggut nyawa sejumlah warga.

Tahun 2013 di awal periode kedua jabatannya sebagai presiden, Raul Castro berjanji bahwa itu adalah masa baktinya yang terakhir –yang menurut jadwal habis pada 24 Februari 2018.

Tahun depan Kuba akan menggelar pemilu legislatif untuk memilih 600 anggota parlemen. Wakil-wakil rakyat tersebut kemudian akan memilih 31 politisi untuk duduk di Dewan Negara, yang ketuanya akan menjadi presiden Kuba.

Jika Raul Castro benar-benar tidak akan lagi menduduki kursi presiden pada 2018, maka Kuba untuk pertama kalinya sejak Revolusi 1959 akan menjalani kehidupan bernegara tanpa kepemimpinan keluarga Castro.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2008 abang dari Raul, Fidel Castro, melengserkan diri dari kursi kepresidenan dengan alasan kondisi kesehatan yang terus menurun. Fidel menunjuk Raul sebagai penggantinya sebelum wafat pada bulan November 2015.

Di bawah kepemimpinan Raul Castro, Kuba menjalankan agenda reformasi, yang antara lain mengadakan akses internet dan ponsel, serta memperbaiki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat yang kala itu dipimpin Barack Obama. Namun, hubungan dengan AS kembali memburuk sejak Donald Trump dilantik menjadi presiden AS pada Januari 2017.

Belum jelas siapa yang akan menggantikan posisi Raul Castro. Namun, sejumlah analis memperkirakan orang itu adalah Wapres I Miguel Diaz-Canal, lapor Deutsche Welle.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pabriknya Tercemar Lactalis Kembali Tarik Produk Susunya
Tulisan selanjutnya Vonis 25 Tahun di RS Jiwa untuk Remaja Terpidana Kasus Slender Man

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?