Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ini Alasan Qadhafi Mungkin Masih akan Bertahan (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2011 13:22
Bagikan
Bagikan

Dalam tulisan sebelumnya telah dijelaskan tiga alasan kemungkinan Presiden Muammar Qadhafi tak mudah runtuh oleh tekanan. Di bawah ini lanjutan dari tulisan pertama.

***

Keempat, Suku-suku di Libya bisa berperan penting

Libya, seperti Yaman dan Iraq, merupakan satu negara di mana asal suku menjadi penentu kesetiaan, tetapi dalam beberapa tahun terakhir perbedaan suku menjadi kabur dan kesukuan tidak lagi penting seperti pada tahun 1969.

Kolonel Qadhafi sendiri berasal dari suku Qadhaththa. Selama 41 tahun berkuasa dia menunjuk anggota suku itu menduduki jabatan penting di rejimnya seperti pada badan yang bertanggungjawab atas keamanan dirinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti Saddam Hussein di Iraq dan Presiden Ali Abdullah Shaleh di Yaman, Kolonel Qadhafi ditengarai suka ‘mengadu’ satu suku dengan suku lain dengan tujuan tidak ada pemimpin suku yang menjadi ancaman terhadap rejimnya.

Pengamat Libya kini berspekulasi apakah rejim Qadhafi akan bisa mewujudkan perkiraan mereka akan perang saudara dengan mempersenjatai suku-suku yang loyal kepada rejim dan mengatasi para pengunjuk rasa yang sudah menguasai bagian timur negara itu.

Kelima, Adu kuat Qadhafi dan Barat.

Kecil Muammar Qadhafi bisa runtuh dari dalam. Apalagi yang bergolak dan menginkan perobahan politik disebutnya sebagai daerah yang sejak lama menginginkan “kemerdekaan”. Ini bisa menjadi alasan Qadhafi mencari dukungan pada rakyatnya bahwa ia berhak “menghalau” para ‘pemberontak’ yang ingin melepaskan diri.

Qadhafi bisa saja runtuh seketika melalui campur tangan asing. Dan inilah yang memang sangat diharapkan Barat.  Setidaknya ini didasarkan pada  pernyataan mantan diplomat Libya dan penerjemah Khadafi, Abubaker Saad.

“Jika Anda pemimpin dan tidak menawarkan kompromi apa pun atau bahkan menerima ide untuk duduk dan berdialog, maka satu-satunya alternatif adalah menyingkirkannya. Dan pada dasarnya dia harus dibunuh untuk benar-benar mengakhiri seluruh situasi ini,” tegas Saad yang kini menjadi profesor sejarah dan budaya non-Barat di Western Connecticut State University, AS kepada Voice of Amerika.

Dengan pidatonya yang mengatakan akan “meninggal sebagai syuhada di tanah leluhurnya” dan berjuang “hingga titik darah penghabisan”, cukup menjadi sinyal pada dunia, bila kasus Qadhafi tak bisa disamakan dengan Tunisa atau Mesir. Kecuali ada takdir lain, sebagaimana AS memperlakukan Afghanistan dan Iraq dengan alasan “memburu“ Usamah bin Ladin.

Hanya saja, Obama harus berfikir 10 kali lipat untuk meniru pendahulunya, George W Bush yang telah dianggap memperburuh hubungan dengan dunia Islam.*/habis

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyikapi ‘Nabi Palsu’ dan Ahmadiyah (1)
Tulisan selanjutnya Dianggap Terlarang, Ahmadiyah Kecewa SK Walikota

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?