Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi di NRW Jerman Akan Ungkap Kebangsaan Setiap Pelaku Pidana

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2019 18:53 6:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Agustus 2019 18:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi di negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW), Jerman, mulai sekarang akan mengungkap nama negara setiap tersangka pelaku kejahatan, tidak hanya ketika dianggap relevan.

Polisi wilayah negara bagian NRW akan mulai membeberkan kebangsaan semua tersangka tindak pidana dalam komunikasi pers apabila orang tersebut sudah dipastikan sebagai tersangka, kata Kementerian Dalam Negeri NRW dalam pengumuman hari Senin (26/8/2019) di Düsseldorf, seperti dilansir DW.

Keputusan itu diambil sebagai bagian dari penataan ulang kebijakan di bidang kepolisian, imbuh kementerian.

Kebijakan untuk mengungkap ke publik nama negara asal pelaku tindak pidana berbeda di setiap negara bagian di Jerman. Di banyak negara bagian, kebangsaan tersangka hanya disebut apabila dianggap relevan dengan kejahatan yang dilakukannya, misal ketika hal itu menjadi faktor pendorong.

Mendagri NRW Herbert Reul mengatakan perubahan kebijakan itu demi mendorong transparansi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami akan menyebutkan kebangsaan semua tersangka yang kami ketahui secara pasti, dan tentu saja juga tersangka warga Jerman,” kata Reul. “Saya yakin transparansi merupakan cara terbaik untuk mengatasi kebohongan,” imbuhnya.

Menyebutkan atau tidak menyebutkan kebangsaan pelaku pidana sering kali menjadi kontroversi di Jerman. Tujuan tidak diungkapnya kebangsaan tersangka adalah menghindari diskriminasi terhadap kelompok minoritas agar tidak serta merta dikaitkan dengan kriminalitas di negara itu.

Belum lama ini, Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer memperingatkan publik agar tidak mengambil kesimpulan dini setelah kebangsaan orang yang mendorong bocah berusia 8 tahun di stasiun Frankfurt hingga tewas diungkap berasal dari Eritrea.

Akan tetapi sebagian masyarakat Jerman menuding polisi dan media sengaja menutup-nutupi kebangsaan pelaku kejahatan ketika sejumlah orang asing terlibat. Mereka menuding hal itu sengaja dilakukan agar kebijakan migrasi Kanselir Angela Merkel tidak dipersalahkan. Sebagaimana diketahui, pada 2015 Kanselir Merkel membuka pintu bagi kedatangan 1,5 juta pengungsi.

Kasus yang paling mencolok dalam hal ini adalah pelecehan seksual massal di kota Cologne, NRW, pada malam tahun baru 2015. Para tersangka kemudian diketahui kebanyakan berasal dari negara-negara Afrika Utara. Ketika itu polisi dan media Jerman dituding sengaja menutup-nutupi bahwa “biang keroknya” adalah orang-orang asing, sebab di awal polisi dan media menolak menyebut nama asal negara tersangka pelaku.

Berdasarkan pedoman yang digariskan Asosiasi Pers Jerman, publikasi tersangka di media harus diakukan berdasarkan kepentingan publik. Kejahatan serius seperti pembunuhan dan terorisme termasuk dalam kategori itu.

Jubir Asosiasi Pers Jerman Volker Stennei menyambut baik keputusan untuk menyebut kebangsaan tersangka pelaku kejahatan dalam semua kasus. Meskipun demikian, dia mengatakan bahwa keputusan untuk menyebutkannya di media tergantung pada keputusan masing-masing redaksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Namibia Selidiki Kasus Peracunan dan Mutilasi Buaya
Tulisan selanjutnya Pro Kontra Pemindahan Ibu Kota dan Janji Kampanye

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?