Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen PBB Janji Sokong Militer RD Kongo Hadapi Pemberontak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 September 2019 20:50 8:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2019 20:50
Bagikan
Mengunjungi kota Beni di bagian timur RD Kongo, Sekjen Antonio Guterres mengatakan perlu dilakukan tindakan ofensif terhadap para pemberontak.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa berjanji akan terus mendukung militer Republik Demokratik Kongo dalam melawan kekompok-kelompok bersenjata.

Mengunjungi kota Beni di bagian timur RD Kongo, Sekjen Antonio Guterres mengatakan perlu dilakukan tindakan ofensif terhadap para pemberontak.

Sekitar 16.000 personel pasukan penjaga perdamaian dikerahkan di negara itu, sehingga menjadikannya salah satu misi PBB terbesar di dunia.

Anggaran tahunan untuk misi pasukan perdamaian PBB di sana mencapai lebih dari $1 miliar.

Guterres berjanji pasukan perdamaian PBB akan bekerja sama erat dengan militer dan polisi RD Kongo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Warga di daerah Beni sering mengeluhkan bahwa pasukan PBB yang ditempatkan di sana tidak efektif, lapor editor BBC Afrika Will Ross hari Ahad (1/9/2019).

Pasukan penjaga keamanan PBB dikerahkan pertama kali ke negara itu hampir dua puluh tahun silam. Namun, kekerasan terus berlangsung dan biaya misi PBB di sana membengkak.

“Kami akan melakukan apapun untuk mengakhiri momok ketidakamanan ini,” kata Guterres seperti dilaporkan AFP.

Sekjen PBB itu juga terbang ke Mangina di mana saat ini terjadi wabah Ebola yang bermula setahun lalu. Gangguan keamanan di kawasan itu menyebabkan penanggulangan Ebola terkendala dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang virus itu juga menyulitkan pencegahan penyebaran virus yang telah menewaskan 2.000 orang sejauh ini.

Guterres mengunjungi sebuah pusat perawatan Ebola dan bertemu sejumlah penyintas penyakit mematikan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kongomisi perdamaianPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syaikh Abdallah Syaikh Al-Mahfoudh: Fitnah di Media Sosial Merusak Keharmonisan
Tulisan selanjutnya Kambing Milik Politisi Oposisi Ethiopia Dijadikan Tawanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?