Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

60 Bayi Rohingya Lahir Setiap Hari di Kamp-kamp Pengungsian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2018 14:16 2:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2018 14:16
Bagikan
Sabiqunnahar (30 tahun, kanan), bersama dua bayi kembarnya dan anak gadisnya (kiri) di kamp pengungsian Rohingya, Cox's Bazar, Bangladesh.
Bagikan

Hidayatullah.com–Setiap hari 60 bayi Rohingya yang lahir di kamp-kamp pengungsian Bangladesh menghadapi bahaya akan kekurangan fasilitas medis, UNICEF mengatakan dalam sebuah laporan baru yang dipublikasikan pada Kamis lapor Anadolu Agency pada Kamis, 17 Mei 2018.

Selama sembilan bulan terakhir, lebih dari 16.000 bayi Rohingya telah dilahirkan di penampungan informal yang didirikan untuk para pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh, kata laporan tersebut.

“Sekitar 60 bayi setiap harinya lahir dari para ibu yang bertahan hidup dari pengusiran, kekerasan, trauma dan, pemerkosaan dan dalam kondisi yang memprihatinkan, jauh dari rumah,” kata Edouard Beigbeder, perwakilan UNICEF di Bangladesh, dalam laporannya.

“Ini jauh dari permulaan terbaik dalam kehidupan,” tambahnya.

Baca: Al Azhar Mesir Mengutuk ‘Kegagalan Hati Nurani terhadap Rohingya

Dari semua bayi yang lahir di kamp pengungsian sejak September lalu – ketika etnis Rohingya lari dari kekerasan brutal di Myanmar – hanya sekitar 3.000 bayi yang menerima perawatan fasilitas medis. Perhitungan menunjukkan hanya sekitar 18 persen dari para ibu yang melahirkan di pusat-pusat kesehatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan itu juga memperingatkan bahwa dikarenakan kurangnya dokumentasi dan registrasi yang tepat ketika melahirkan, anak-anak Rohingya akan sulit mengakses pendidikan, perawatan kesehatan dan keamanan sosial.

Sejak 25 Agustus, 2017, sekitar 750.000 etnis Muslim Rohingya, kebanyakan anak-anak dan perempuan, telah meninggalkan Myanmar setelah pasukan Myanmar beserta ekstrimis Buddha melakukan tindakan keji pada etnis minoritas Muslim itu, menurut laporan Amnesty International.

Sementara 9.000 warga Rohingya telah terbunuh di Rakhine, Myanmar sejak 25 Agustus hingga 24 September, 2017, menurut Médecins Sans Frontières (Dokter Lintas Batas/MSF).

Baca: Myanmar Ratakan Kuburan Massal Rohingya untuk Hilangkan Bukti Pembantaian

Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan pada Desember lalu, kelompok kemanusiaan dunia itu mengatakan kematian 71,7 persen atau 6.700 warga Rohingya disebabkan oleh kekerasan. Termasuk diantaranya 730 anak-anak di bawah umur 5 tahun.

Etnis Rohingya, yang dinyatakan oleh PBB sebagai kelompok masyarakat paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan pasukan Myanmar sejak puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB mencatat telah terjadi pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk balita dan anak-anak – penyiksaan dan penghilangan paksa yang dilakukan oleh personel keamanan. Dalam sebuah laporan, penyelidik PBB mengatakan pelanggaran semacam itu dapat dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. .*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMkekerasanKuburan Massalmiliter Myamnarmuslim Rohingyamyanmarpembantaianpembersihan etnispemerkosaanPengungsi RohingyaRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istanbul Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan OKI Bahas Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Jaminanan Keamanan Beragama pada Era Umar dan Shalahuddin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?