Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Data Ratusan Ribu Pelanggan Situs Prostitusi Belanda Dicuri Peretas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2019 16:22 4:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2019 16:22
Bagikan
Red Light District di Amsterdam, kawasan di mana pelacur bebas menjajakan diri.
Bagikan

Hidayatullah.com—Data lebih dari 250.000 orang pengguna situs prostitusi di Belanda dicuri oleh peretas.

Alamat email, nama pengguna dan password-nya dicuri dari situs Hookers.nl.

Pelaku diyakini memanfaatkan celah dalam piranti lunak ruang obrolan situs itu yang ditemukan bulan lalu.

Berbagai laporan menyebutkan peretas yang mencuri data tersebut telah menawarkannya untuk dijual di pasar gelap dunia maya.

Hookers.nl “tidak senang” dengan serangan siber itu, kata jubir medianya Tom Lobermann kepada lembaga penyiaran Belanda NOS seperti dilansir BBC Jumat (11/10/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lobermann mengatakan para pekerja seks komersial yang menggunakan situs itu dan klien yang mengunjungi mereka berada dalam bahaya apabila data mereka dicuri lalu dijual. Dia mengatakan pihak pengelola sudah memberitahu orang-orang yang memiliki akun di situs tersebut perihal peretasan itu.

Pesan yang dikirimkan administrator situs juga menyarankan agar orang mengubah kata sandi mereka.

Redaktur teknologi NOS Joost Schellevis, yang sudah melihat sebagian data dari file yang dicuri dan ditawarkan kepada pembeli, mengatakan bahwa mengidentifikasi pengguna situs melalui alamat email mereka tidaklah sulit.

Schellevis mengatakan sudah mengontak tersangka peretasan yang mengatakan dirinya tidak merasa bersalah dengan tindakan yang dilakukannya.

Tersangka mengatakan kepada NOS, “Saya bukan orang jahat. Pertanyaannya bukan apakah situs Anda diretas, tetapi kapan.”

Peretas itu juga mengatakan bahwa sejumlah orang tertarik untuk membeli data tersebut.

Hookers.nl menggunakan program yang populer digunakan untuk forum dan diskusi online bernama vBulletin. Pada akhir September, peneliti keamanan siber menemukan ada celah di program itu yang dapat dimanfaatkan untuk mencuri data.

VBulletin bergerak cepat untuk menutup celah itu, tetapi beberapa situs lebih dulu diretas sebelum mereka memasang pelindungnya.

Prash Somaiya, manajer program teknis di HackerOne mengatakan bahwa penyerangan terhadap situs semacam Hookers.nl merupakan kemenangan bagi penjahat siber, karena mereka dapat menjual datanya sekaligus memeras pengguna.

“Para penjahat oportunis lain yang melihat berita ini juga mungkin akan memanfaatkannya untuk berusaha memeras pengguna dengan berpura-pura sebagai pelaku peretasan sesungguhnya dan memeras siapa saja yang terpedaya olehnya,” kata Somaiya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Peserta Muslim United dari Malaysia dan Harapannya untuk Generasi Muda
Tulisan selanjutnya Banyak Masjid di Jerman Dapat Ancaman Bom, Polisi Geledah Kelompok Ekstrimis Sayap Kanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?