Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Bekas Agen Rahasia Rezim Assad Dikenai Dakwaan Kejahatan Kemanusiaan di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2019 20:21 8:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2019 20:21
Bagikan
Mayat kurus kering bergelimpangan di penjara rezim Suriah pimpinan Bashar Al-Assad.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua tersangka bekas agen dinas rahasia Suriah dikenai dakwaan berpartisipasi dalam pemerkosaan massal, penyiksaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Demikian diumumkan kantor kejaksaan federal Jerman hari Selasa (28/10/2019) seperti dilansir DW.

Dalam operasi gabungan aparat Jerman dan Prancis, dua pria Suriah itu ditangkap di wilayah Berlin dan Rheinland-Pfalz pada bulan Februari bersama dengan tersangka ketiga yang diringkus di Prancis.

Terdakwa Anwar R diketahui meninggalkan Suriah pada tahun 2012 dan terdakwa Eyad A-G meninggalkan Suriah pada tahun 2013. Anwar R diyakini mengepalai sebuah unit investigasi di penjaranya sendiri di daerah Damaskus dari April 2011 sampai September 2012.

Menurut jaksa, unit itu secara khusus memerangi anggota oposisi Suriah dan secara sistematis melakukan penyiksaan terhadap orang-orang yang ditangkapnya guna mendapatkan informasi atau pengakuan secara paksa.

Pihak kejaksaan di wilayah Karlshure mendakwa Anwar R pada 22 Oktober. Dia dituduh melakukan kejahatan-kejahatan terhadap kemanusiaan dan dikenai dakwaan pembunuhan dalam 58 kasus, pemerkosaan serta “serangan seksual berat” di dalam penjara di mana terdapat lebih dari 4.000 tahanan yang mengalami “penyiksaan brutal dan masif.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Terdakwa kedua, Eyad A-G, disebut dalam dakwaan memburu orang-orang yang memprotes rezim Presiden Bashar Al-Assad di kta Douma pada tahun 2011, memenjarakan mereka di unit yang sama di Damaskus meskipun mengetahui bahwa terjadi penyiksaan brutal di penjara tersebut.

Pihak jaksa mengatakan Eyad A-G diduga membantu dan terlibat dalam dua kasus pembunuhan dan penyiksaan fisik terhadap sedikitnya 30 orang pada tahun 2011.

Beberapa kasus hukum lain saat ini sedang diproses di Jerman atas orang-orang rezim Assad.

Pada tahun 2018, kejaksaan Jerman mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk Jamil Hasssan, seorang pejabat tinggi rezim Suriah yang memimpin direktorat intelijen Angkatan Udara Suriah dan dituduh mengawasai pelaksanaan penyiksaan dan pembuhunan ratusan orang tahanan.

Kasus itu dimasukkan dalam yuridiksi internasional, yang memungkinkan negara manapun dapat mengadili tersangka tak peduli di mana kejahatan yang dituduhkan dilakukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanRezim Assadsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki dan Rusia akan Mulai Berpatroli Bersama di Suriah
Tulisan selanjutnya Sekolah di Rumah Bocah Ghana Berusia 12 Tahun Dapat Kursi di Universitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?