Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pendiri White Helmets Ditemukan Tak Bernyawa di Istanbul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2019 20:10 8:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2019 20:10
Bagikan
James Le Mesurier pendiri White Helmets ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Istanbul.
Bagikan

Hidayatullah.com–James Le Mesurier, salah satu pendiri White Helmets, ditemukan tidak bernyawa di Istanbul, Turki.

Jasad James Le Mesurier ditemukan hari Senin (11/11/2019) di distrik Beyoglu, Istanbul, lansir DW.

Otoritas Turki belum mengkonfirmasi bagaimana Le Mesurier tewas, ttapi kantor berita pemerintah Anadolu melaporkan kemungkinan dia terjatuh. Kantor pmerintah Istanbul mengatakan investigasi administratif dan yudisial menyeluruh atas kematian Le Mesuirer sudah dimulai.

White Helmets lewat laman Facebook mengkonfirmasi kematiannya dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarganya lewat Twitter.

Kematian Le Mesurier di rumahnya di Tophane terjadi hanya beberapa hari setelah pada 8 November Kementerian Luar Negeri Rusia menulis di Twitter bahwa dia memiliki kaitan ddengan kelompok-kelompok teroris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

James Le Mesurier merupakan seorang mantan tentara Inggris. Dia mendirikan organisasi nirlaba Mayday Rescue, yang menurut informasi di websitenya “membangun kapasitas tanggap darurat di dalam masyarakat yang terdampak konflik dan bencana alam.”

Kelompok itu mulai beroperasi pada 2014, dan membuka kantor di Istanbul pada tahun 2015 untuk menyokong proyeknya yang paling terkemuka “Syrian White Helmets”.

Le Mesurier menerima penghargaan personal di Inggris atas kerjanya bersama White Helmets, yang gagal menerima anugerah Nobel Perdamaian dan memenangkan Alternative Nobel Peace Prize.

Selain di Suriah, Mayday Rescue juga mengorganisir tim tanggap darurat di Somalia dan Libanon.

Para sukarelawan yang bekerja untuk White Helmets diakui menyelamatkan ribuan nyawa selama perang sipil di Suriah yang telah berlangsung selama 8 tahun. Kelompok itu mengambil sikap netral selama konflik, sebab memberikan bantuan kepada korban dari dua kubu yang berkonflik di Suriah.

Akan tetapi, rezim Suriah dan Rusia menudingnya sebagai alat propaganda Barat dan mendukung kelompok-kelompok penentang rezim Bashar Al-Assad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IstanbulJames Le MesuriersuriahWhite Helmets
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hindari Pengadilan Mengaku Demensia, Eks Presiden Korsel Chun Doo-hwan Ketahuan Main Golf
Tulisan selanjutnya Dua Profesor Asing akan Ditukar dengan Tiga Militan Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?