Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hindari Pengadilan Mengaku Demensia, Eks Presiden Korsel Chun Doo-hwan Ketahuan Main Golf

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2019 20:01 8:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2019 20:01
Bagikan
Eks presiden Korea Selatan Chun Doo-hwan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Rekaman video yang menunjukkan mantan pesiden Korea Selatan Chun Doo-hwan sedang asyik bermain golf, sementara dia mengklaim menderita demensia guna menghindari persidangan kasus pencemaran nama baik, telah menyulut kemarahan publik.

Chun didakwa melakukan pencemaran nama baik mendiang pendeta Cho Bi-oh terkait aksi pro-demokrasi di Gwangju tahun 1980.

Dilansir Korea Herald Ahad (10/11/2019), Wakil Ketua Partai Keadilan Lim Han-sol merilis rekaman video yang menunjukkan Chun sedang bermain golf bersama teman-temannya.

Kelompok-kelompok sipil, termasuk May 18 Memorial Foundation, mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap kelakuan mantan presiden Korsel itu.

“Ini merupakan penghinaan dan olok-olok terhadap sejarah. Kami sulit menggambarkan betapa marahnya kami saat ini,” bunyi pernyataan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Chun menyebutkan demensia sebagai alasan menghindari persidangan. Namun, rekaman itu menunjukkan jelas bahwa itu tidak benar. Pengadilan tidak boleh bersikap lembek.”

Partai-partai politik menyuarakan hal serupa.

“Klaim bahwa Chun tidak dapat menghadiri persidangan yang sedang berlangsung merupakan kebohongan. Pengadilan harus memaksanya hadir di persidangan,” kata Lee Hae-sik, jubir Partai Demokrat.

“Dia seharusnya duduk di persidangan, bukan bersenang-senang di lapangan golf,” ujar Kim Jung-hwa, jubir partai konservatif Bareunmirae.

Chin dituduh menulis kebohongan terkait unjuk rasa pro-demokrasi Mei 18 dalam memoarnya yang dipublikasikan tahun 2017.

Dia membantah keterangan para saksi yang menyebutkan pemerinrah mengerahkan helikopter-helikopter untuj menembak para demonstran dan menyebut mendiang pendeta Cho Bi-oh, yang mengaku melihat serangan helikopter, sebagai “pembohong memalukan.”

Didakwa tahun lalu, Chun hanya menghadiri satu kali persidangan di Gwangju pada bulan Maret dan sejak itu dia melewatkan semua persidangan dengan alasan demensia.

Untuk persidangan hari Senin (11/11/2019) pihak Chun dijadwalkan memanggila saksi seorang pensiunan pejabat militer yang bertugas semasa unjuk rasa itu, guna mendukung pernyataan Chun bahwa tidak ada penembakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Chun Doo-hwanKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tewas diinjak gajah Ratusan Gajah Mati Kelaparan di Zimbabwe
Tulisan selanjutnya Seorang Pendiri White Helmets Ditemukan Tak Bernyawa di Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Berita
20 September 2026 16:45
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

Terbaru

  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?