Hidayatullah.com—Sekitar seperempat penduduk Zimbabwe akan menerima bantuan pangan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa guna mengatasi krisis kelaparan di negeri itu.
World Food Programme (WFP) mengatakan akan menyediakan sereal, kacang-kacangan dan minyak sayur bagi 4,1 juta jiwa rakyat Zimbabwe.
Sekitar setengah populasi negara Afrika itu menghadapi kelaparan, 7,7 juta orang dilaporkan mengalami kelaparan parah.
Lebih dari 240.000 metrik ton bahan pangan akan dikirimkan oleh WFP guna mengatasi kelaparan.
“Dengan perkiraan hujan yang masih kurang di masa dekat ini sampai musim panen bulan April, skala kelaparan di negara ini akan semakin buruk sebelum berangsur membaik,” kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley seperti dilansir BBC Rabu (4/12/2019).
Zimbabwe pernah menjadi produsen pangan besar di kawasan selatan Afrika, tetapi saat ini sedang berada di tengah kekeringan dan inflasi yang keduanya mempengaruhi produksi pangan.
Situasi semakin buruk dengan kurangnya uang tunai, yang artinya banyak orang tidak dapat membeli bahan makanan.
Pasar-pasar sekarang ini tidak berfungsi, kata direktur WFP di Zimbabwe Eddi Rowe kepada Reuters.
“Kami yakin apabila kami tidak menjangkau dan membantu orang-orang ini makan situasinya akan memburuk menjadi krisis besar,” kata Rowe.
Pemerintah Zimbabwe pimpinan Presiden Emmerson Mnangagwa akan membatalkan rencananya untuk menghapuskan subsidi bahan pangan tahun depan, langkah yang disebutnya akan melindungi rakyat miskin dari kenaikan harga pangan, lapor media milik pemerintah pekan lalu.*