Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Begini Cara Tentara Assad Menyiksa Warga Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juli 2012 10:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Al Arabiya hari Rabu (4/7/2012) merilis sebuah video penyiksaan oleh tentara rezim Bashar Al Assad atas seorang pria muda. Sebelumnya, dalam laporan yang dimuat dalam situsnya pada 28 Juni 2012, Human Rights Watch menampilkan gambar sketsa metode-metode penyiksaan rezim Syiah Alawi Suriah tersebut berdasarkan keterangan saksi korban.

Al Arabiya hanya menampilkan potongan dari adegan penyiksaan yang dilakukan di sebuah pusat penyiksaan di Kafranbel (Kafr Nabil) itu karena dianggap terlalu menyeramkan untuk ditayangkan.

Tampak dalam video, tahanan yang hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam dipukuli dengan tali (kabel) berkali-kali, ditampar, dan diinjak-injak tubuhnya.

Sebagian pembaca mengklaim video tersebut palsu.

Namun, laporan Human Rights Watch yang disusun berdasarkan keterangan sekitar 200 saksi korban penyiksaan, menampilkan gambar 6 sketsa penyiksaan serupa, yang paling sering digunakan oleh tentara pendukung Presiden Bashar Al Assad.[Lihat gambar]

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para tahanan menceritakan, tubuh mereka digantung dengan bertumpu pada pergelangan tangan. Sebagian mengatakan bahwa jempol kaki mereka nyaris menyentuh tanah. Sementara lainnya mengaku digantung dengan seluruh badan bertumpu pada pergelangan tangan tanpa menyentuh lantai, sehingga menimbulkan pembengkakan yang parah.

Saksi korban yang lain mengatakan, mereka dipukuli dengan mata ditutup kain. Tentara menyiksa mereka dengan kabel, pecut, pentungan, dan benda-benda lainnya.

Bahkan ada pula yang badan dan kakinya disangkutkan pada lubang ban mobil, sehingga mereka tidak dapat bergerah dan kemudian dipukuli seluruh tubuhnya.

Lainnya ada yang disiksa dengan cara disetrum arus listrik berulang-ulang, seperti yang dialami Hossam, bocah berusia 13 tahun. [Baca berita sebelumnya: Ada Jaringan Tempat Penyiksaan di Suriah] 

Suriah saat ini dikuasai rezim Bashar Al Assad, seorang penganut Syiah Alawi.

Pembantaian di Houla yang menelan korban sedikitnya 100 orang pada bulan Mei lalu, terjadi di kawasan pemukiman Muslim (Sunni).

Laporan penyelidik PBB mengatakan bahwa pasukan sipil pendukung rezim Al Assad yang bernama Shabiha, memiliki akses yang lebih baik untuk masuk ke wilayah Houla saat terjadinya pembantaian itu.

Karen Koning Abu Zayd, seorang warga Amerika Serikat yang merupakan anggota komisi dan bekas pimpinan UNWRA (badan kemanusiaan PBB untuk Palestina), mengatakan bahwa banyak warga yang dijadikan target berdasarkan pada keyakinan agama dan kepercayaan mereka.

“Sebelumnya korban dijadikan target berdasarkan apakah ia pro atau anti pemerintah. Komisi penyelidik telah mencatat terjadi peningkatan jumlah kejadian di mana korban dijadikan target karena keterkaitannya dengan agama mereka,” kata tim penyelidik dalam laporannya ke badan PBB. [Baca berita sebelumnya: Pasukan Al Assad dan Shabiha Lakukan Kekerasan Seksual].*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ayo Sambut Ramadhan dengan Taat dan Gembira!
Tulisan selanjutnya Umat Islam Indonesia Harus Ambil Bagian Untuk Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?